| Ayah dan Anak Tewas Terseret Arus Sungai |
dua dari tiga warga yang tenggelam di daerah aliran sungai (das) jeneberang, di dusun mampu, desa manuju, kecamatan manuju, kabupaten gowa, sulawesi selatan ditemukan tak bernyawa, minggu malam. azis nongke daeng sitaba (32) dan anaknya, ilham (12) yang masih duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar (sd) ditemukan tak bernyawa setelah terseret banjir. sedangkan, seorang warga lainnya, dg rappung (50), selamat dari seretan arus sungai. kepala sub bagian humas kepolisian resor gowa, ajun komisaris polisi (akp) andry lilikay yang dihubungi dari makassar, senin (7/1/2013) mengatakan, berdasarkan keterangan korban yang selamat, ketiganya terseret arus, sabtu sekitar pukul 17.00 wita. kala itu mereka tengah berdiri di atas tanggul yang melintang di atas sungai untuk menyaksikan arus pasang. tanggul itu merupakan penahan sedimen lumpur yang terbawa dari hulu. namun, karena air yang sangat deras, tanggul itu patah dan ketiganya terseret arus."seketika ketiga warga tersebut jatuh ke sungai dan langsung terseret arus. dg rappung sempat selamat, namun azis nongke dan anaknya ilham terseret begitu saja hingga kemudian baru ditemukan pagi keesokan harinya," kata andry.dalam proses pencarian yang dilakukan warga bersama petugas dari polsek manuju, bocah ilham pertamakali ditemukan, dan kemudian sang ayah. keduanya ditemukan sekitar dua kilometer dari tempat mereka jatuh.
editor :
sumber: www.kompas.com
Post a Comment