| Gubernur Jateng Rayakan Natal Bersama Umat Kristiani |
ratusan umat kristiani di kota semarang dan perwakilan umat dari sejumlah wilayah di provinsi jawa tengah, menghadiri perayaan natal 2012 dan tahun baru 2013 provinsi jawa tengah digelar jumat (11/1/2013) malam di gedung gradhika bakti praja, semarang.perayaan natal dihadiri gubernur jateng bibit waluyo, pelaksana tugas ketua dprd jawa tengah rukma setya budi dan pejabat lembaga pemerintah di provinsi jateng. perayaan natal yang mengusung tema "allah telah mengasihi kita" diisi dimeriahkan dengan persembahan lagu-lagu natal.acara diwarnai prosesi penyalaan lilin dari gubernur jateng, plt ketua dprd, uskup agung semarang mgr j pujasumarta pr, pendeta johanes lim dari gki, ketua panitia natal agus suryono, dan sejumlah pejabat lainnya. penyalaan lilin ini diisi dengan teatrikal dan paduan suara.renungan natal diisi oleh pendeta johanes lim yang mengingatkan umat manusia akan kasih allah yang begitu besar kepada manusia. "mengapa allah yang begitu mulia mau menjadi sama dengan manusia? jawabannya adalah kasih. allah datang ke dunia ini karena kasihnya yang begitu besar kepada manusia. maka, apa artinya kita punya nama, kedudukan, kekuasaan, dan uang yang tidak terbatas, namun tidak memiliki kasih," ujarnya.oleh karena itu, johanes berpesan agar umat kristiani mewujudkan kasih allah di tengah-tengah kehidupan sehari-hari, meneruskan dan memancarkan kasih bagi sesama.sebelum sambutan dari gubernur jateng, umat menaikkan doa syafaat dipimpin uskup agung mgr j pujasumarta.menurut ketua panitia natal 2012 dan tahun baru 2013 provinsi jateng agus suryono, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi nyata dan penghormatan terhadap keberagaman umat beragama di jateng, khususnya bagi umat kristiani di jateng."melalui perayaan natal tahun ini umat kembali diingatkan agar senantiasa mengenakan kasih dalam segala hal, mengingat beberapa tahun belakangan ini bangsa indonesia mulai kehilangan kasih dan rasa kepedulian di antara sesama," paparnya.
editor :
sumber: www.kompas.com
Post a Comment