Home » , , , , , , » Ketika Pelajar Keluhkan Banyak Mal di Jakarta

Ketika Pelajar Keluhkan Banyak Mal di Jakarta

Written By laso on Saturday, 12 January 2013 | 07:25




Ketika Pelajar Keluhkan Banyak Mal di Jakarta
Ketika Pelajar Keluhkan Banyak Mal di Jakarta





dialog antara wakil gubernur dki jakarta basuki tjahaja purnama atau ahok dan pelajar persekolahan santa ursula jakarta pusat, sabtu (12/1/2013) melahirkan sejumlah pertanyaan dan pernyataan menarik. salah satunya ketika mereka mempertanyakan menjamurnya mal dan pusat perbelanjaan di jakarta.albert, pelajar kelas xii st ursula, mengungkapkan perasaannya di hadapan wagub. "kenapa sih banyak banget mal dibangun di jakarta? bikin macet dan saya sudah bosan dengan mal," ujar albert.ia menilai pemprov dki jakarta selama ini telah keliru menafsirkan keinginan masyarakat untuk berekreasi dan menikmati hiburan. salah satu yang menjadi perhatian albert adalah kawasan kota tua. penataan kawasan tersebut dinilai belum maksimal lantaran masih banyak bangunan tua dan bersejarah yang terbengkalai."banyak bangunan bersejarah dan bernilai yang kosong. mengapa tidak direnovasi supaya bisa memperindah kota tua sebagai kawasan wisata?" tanya albert.ahok tidak menjawab secara langsung pertanyaan tersebut. ia menjelaskan, untuk periode pemerintahan jokowi-basuki, pengawasan atas pembangunan gedung bertingkat, termasuk mal akan lebih ditingkatkan. tim pemanfaatan urusan tanah akan memberikan persyaratan yang tegas."bangunan tinggi harus selesaikan jalannya dulu. jangan bangun gedung tanpa akses jalan sehingga bikin macet," tandas basuki.terkait bangunan kosong di kawasan kota tua, ahok menjelaskan, sebagian bangunan tersebut milik bumn. pemanfaatan gedung dan upaya pelestarian gedung-gedung tersebut tidak di bawah kewenangan pemprov dki jakarta."karena itu, nanti saya coba bicarakan dengan pak dahlan iskan," kata wagub.ahok menerangkan, jika tidak dimanfaatkan, pemprov akan memintanya dan memperbaikinya. setelah rampung, gedung tersebut pun diperuntukkan untuk kegiatan wisata.









editor :
sumber: www.kompas.com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger