| Pasang Spanduk Baksos di Rutan Pd Bambu, Ibu-ibu PD Ingin Temui Angie |
Detik memperingati hari ibu yang tertunda, kalangan ibu dari partai demokrat melakukan acara bakti sosial di rutan pondok bambu. sejumlah spanduk partai berlambang mercy itu terpasang untuk menyambut acara itu.pantauan detikcom kamis (3/2/2013) dari pukul 10.30 wib sampai dengan 12.30 wib spanduk yang bertuliskan 'selamat datang departemen pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dpp demokrat anjangsana' terpampang di gerbang rutan pondok bambu, jakarta timur. spanduk itu memiliki panjang 7 meter dengan lebar 80 cm. keberadaan spanduk tersebut sempat menarik perhatian karena sebetulnya rutan dilarang sebagai arena pemasangan atribut partai. saat ini dikonfirmasi pada petugas rutan, tak lama kemudian tiga orang petugas membawa tangga untuk mencopot spanduk tersebut. di dalam rutan, spanduk lainnya juga sudah terpasang."sengaja dicopot untuk dipindahkan ke dalam, tetapi acara tetap dimulai," ujar petugas yang enggan disebut namanya.sementara itu salah seorang panitia acara dari departemen pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak mengatakan pihaknya sempat meminta izin saat hari ibu, namun tersebut baru dikabulkan hari ini."rencana kemarin pada hari ibu kita mau bikin acara hari ibu, tapi kita tidak mendapatkan izin. mungkin pihak rutan sudah punya acara lain, sampai akhirnya kita mendapat izin untuk memperingati hari ibu hari ini pukul 14.00 wib," ujar salah seorang pantia acara, rosita.rosita menuturkan acara tersebut akan didatangi ketua departemen pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dpp demokrat andy timo pangerang."kami juga akan bertemu penghuni rutan di antaranya angelina sondakh, nunun (nunun nurbaetie), dan penghuni rutan lain. kalau ibu angie sekarang masih menjalani sidang di tipikor mungkin pukul 14.00 wib nanti bisa. kalau saat ini saya belum dapat informasi anas urbaningrum akan hadir," paparnya.saat dikonfirmasi, karutan pondok bambu herlin chandra mengatakan, kegiatan ibu-ibu tersebut hanya memberikan bantuan pada warga binaan. terkait spanduk, herlin mengakui itu tidak diperkenankan."iya, tadi saya yang meminta (dicopot). awalnya mereka yang meminta dipasang di depan, tapi rutan fasilitas publik, oleh karena itu tadi saya bilang untuk dicopot dan dipindah ke dalam," tegasnya. (mad/nrl)
sumber: www.detik.com
Post a Comment