| Sopir Angkot Mogok, Penumpang Telantar |
semua angkutan kota (angkot) berbagai rute dalam kota kendari memilih tidak beroperasi, menyusul kenaikan tarif retribusi dari rp 1.500 menjadi rp 3.000, senin (7/1/2013).berdasarkan pantauan di beberapa ruas jalan kota kendari, para sopir menurunkan penumpangnya di tengah jalan, lalu menuju dprd setempat.aksi mogok puluhan sopir angkot yang tergabung dalam asosiasi sopir angkot dalam kota kendari (asoka) merupakan, dampak dari kebijakan dinas perhubungan kota kendari."kami tidak mengangkut penumpang dulu, sampai ada keputusan tidak menaikkan tarif retribusi angkot di kota kendari. dulunya kita cuma bayar rp 1.500 per hari, tapi sekarang dinaikkan menjadi rp 3.000. kita menolak kenaikkan tarif retribusi itu," tegas agus, salah seorang seorang sopir angkot di gedung dprd kota saat berunjuk rasa.wakil ketua dprd kota kendari, bachrun konggoasa yang menerima para sopir menyatakan, pihaknya akan mengundang kepala dinas perhubungan untuk penyelesaian masalah itu."kami meminta komisi 3 untuk mendampingi para sopir di lapangan untuk menghentikan retribusi yang dianggap meresahkan para sopir," terang bachrun saat menerima aksi unjuk rasa para sopir di gedung dprd kota kendari.ratusan sopir angkot kemudian bergerak menuju jalan ahmad yani dan memblokade jalan tersebut. hal itu nyaris membuat arus lalu lintas di jalan tersebut lumpuh, namun aksi para sopir tidak berlangsung lama karena polisi meredakan aksi mereka.hingga saat ini, belum ada satu pun angkot yang memuat penumpang dalam kota kendari. akibatnya, para penumpang telantar. mereka memilih jalan kaki dan menggunakan ojek. aktivitas warga yang menggunakan jasa angkot praktis terganggu."kita mau naik apa ke pasar, angkot mogok. terpaksa kita naik ojek yang ongkosnya lebih mahal berkisar rp 6.000 sampai rp 7.000 ke pasar kota," keluh wa ida, warga kota kendari.
editor :
sumber: www.kompas.com
Post a Comment