Home » , , , , , , » Basuki Larang Orang Kaya Tinggal di Rusun

Basuki Larang Orang Kaya Tinggal di Rusun

Written By laso on Monday, 4 February 2013 | 18:04




Basuki Larang Orang Kaya Tinggal di Rusun
Basuki Larang Orang Kaya Tinggal di Rusun





wakil gubernur dki jakarta basuki tjahaja purnama mengatakan pemprov dki akan segera mengubah status rumah susun (rusun) di dki dari upt (unit pelaksana teknis) menjadi blu (badan layanan umum) daerah. oleh karena itu, pria yang akrab disapa ahok itu mengatakan, kalau pembangunan rusun itu disasar kepada masyarakat berpenghasilan rendah."saat ini masih dianalisa. tapi, yang soal rusun kita akan segera menjadikan blud," kata basuki di balaikota jakarta, senin (4/2/2013).dengan berstatus blu, rusun-rusun tersebut berhak mengelola sendiri pendapatan yang ada. tak seperti saat ini dengan status upt, apabila ada pendapatan harus masuk ke dalam kas daerah. oleh karena itu, perubahan status tersebut, kata dia, dapat berdampak pada perubahan harga sewa rusun untuk warga yang mampu."begitu orang mampu membeli rusun, harga sewanya kita naikkan. ya, kita naikkan saja retribusinya menjadi rp 500-600 ribu, untuk yang sudah menempati," kata mantan bupati belitung timur itu.menurut basuki, rencana awal pembangunan rusun itu adalah untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan tidak memiliki mobil. untuk mereka yang menempati rusun dan memiliki mobil, kata basuki, akan dikenakan biaya mahal untuk membayar parkir mobilnya."sekali bisa sejuta sebulan harus membayar parkiran mobilnya. kalau tidak mau, ya orang-orang kaya itu jangan tinggal di rusun," tegas basuki.sementara itu, untuk rusun marunda, kata basuki, saat ini masih difokuskan sementara untuk korban banjir di bantaran waduk pluit. pemprov dki pun telah menyediakan 500 unit yang sudah lengkap dengan televisi, kulkas, dan mebel (full furnished). sedangkan, sisa unit lainnya, menurut basuki, tidak mendapatkan fasilitas lengkap."kan kita cuma dapat 500 saja, namanya juga bulan promosi, jadi yang mau duluan, jadi yang sudah masuk. selain yang 500 ya tidak dapat, tapi kalau ada perusahaan yang mau kasih coorporate social rensponsibility (csr), ya kita kasih lagi," kata basuki.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger