| Tim SAR Lakukan Pencarian Korban di Lokasi Tambang yang Ambruk di Sumut |
- proses pencarian lanjutan dan evakuasi korban yang diduga terjebak dalam lubang tambang emas ilegal yang ambruk di mandailing natal, sumatera utara (sumut), masih belum membuahkan hasil, rabu (6/2/2013). satu regu tim sar dikirim ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.kepala pos sar sibolga – tapanuli tengah, abdul rahman sembiring menyatakan, pihaknya sudah menerima permintaan untuk membantu proses evakuasi. selanjutnya satu tim berjumlah tujuh personel berangkat menuju lokasi.“tim sudah berangkat dari tapanuli tengah, dan akan segera tiba di mandailing natal. tim ini membawa serta peralatan standar untuk proses evakuasi,” kata abdul rahman sembiring kepada wartawan melalui telepon, rabu.peralatan yang dibawa itu antara lain alat untuk melakukan penggalian dan oksigen untuk bantuan pertama pada korban. semua kebutuhan peralatan itu tersedia dalam mobil taktis milik sar yang dibawa personel ke lokasi.“kita masih belum dapat gambaran situasinya seperti apa di lokasi, informasinya juga masih simpang siur tentang berapa jumlah korban yang diduga terjebak dalam lubang tambang. jika tim sudah tiba di sana, akan kita sampaikan informasi lebih lanjut,” kata rahman.tambang emas ilegal yang ambruk itu berada di dusun jambu orsik, desa hutabargot nauli, kecamatan hutabargot, mandailing natal. tambang tersebut diketahui ambruk pada senin (4/2/2013) malam. saat kejadian para penambang tengah bekerja mengorek tanah mencari kandungan emas.kapolsek panyabungan, akp e zalukhu menyatakan, sejauh ini korban tewas yang sudah berhasil dievakuasi dari tambang itu baru satu orang, yakni hendra lubis (26) warga desa sabapadang. sementara korban yang luka berat dan ringan, ada lima orang. masing-masing armen hasibuan (27), sakban (25), candra (25), dedek (24) dan landong (30).dugaan sementara ada tiga orang lagi yang masih terjebak di dalam lubang tambang itu. masing-masing atas nama danan, zulhan dan agus. nama-nama ini muncul karena pihak keluarga menyatakan ketiganya belum kembali setelah ambruknya tambang itu. (rul/fjr)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Post a Comment