Home » » Bertemu Harimau, Kadir Pingsan

Bertemu Harimau, Kadir Pingsan

Written By laso on Tuesday, 5 March 2013 | 06:12




Bertemu Harimau, Kadir Pingsan
Bertemu Harimau, Kadir Pingsan





muhammad kadir (52) tak menyangka bakal bertemu harimau dalam jarak hanya 10 meter. saking takutnya, kadir pingsan. rasa trauma yang mendekapnya membuat ia berjanji tidak akan menyadap karet selama seminggu.muhammad kadir adalah penyadap karet, warga rt 01, kampung 5, desa petajen, kecamatan bajubang, kabupaten batanghari, jambi. ia bertemu seekor harimau pada pukul 05.30 wib, saat hendak pergi ke kebun karet miliknya, senin (4/3/2013).jarak antara rumah kadir dengan kebun miliknya hanya 200 meter. saat melihat harimau, kadir baru setengah perjalanan menuju kebun. saat itu, kadir berangkat naik sepeda.begitu melihat harimau, tanpa pikir panjang, kadir langsung melompat dari sepeda dan meninggalkannya begitu saja. kadir terus berlari ke rumahnya sambil berteriak. begitu sampai, kadir langsung jatuh pingsan akibat rasa takut yang menghantuinya."aku melihat harimau itu sedang mengais-ngais tanah. begitu tahu itu harimau, aku langsung lari sambil berteriak," kata kadir.kadir biasa pergi ke kebun pada pukul 03.00 wib. tapi, karena mendapatkan kabar ada harimau berkeliaran di desa muhajirin dan ness, maka jadwal ke kebun ia tunda menunggu matahari lebih terang."mungkin dalam seminggu ini tidak dulu pergi ke kebun. masih takut dan trauma dengan kejadian tadi," ujarnya.kabar mengenai keberadaan harimau di sekitar perumahan warga sebenarnya sudah beredar beberapa saat. omrizal, sekretaris desa petajen mengatakan, setelah mendengar ada warga yang melihat harimau di kebun, segera memberitahu pihak terkait untuk mengecek."mendengar ada harimau, saya langsung menelepon sekcam dan pihak bksda," ujarnya.untuk menghindari konflik dengan harimau itu, omrizal berharap masyarakat petajen tidak beraktivitas di luar rumah saat malam hari. para petani juga diimbau tidak pergi ke kebun bila hari masih gelap. warga yang masih ingin menyadap karet, diimbau berangkat ketika hari sudah terang.sebelumnya, tim balai konservasi sumber daya alam (bksda) jambi, minggu (3/2/2013) malam, menembak bius harimau di daerah lubuk landai, mestong. menurut kepala bksda jambi tri siswo, tembak bius itu belum mampu melumpuhkan harimau yang ditengarai berjenis kelamin jantan. harimau dengan panjang sekitar 1,5 meter tersebut diperkirakan berumur 15 tahun.dikatakan tri, penembakan 'sang datuk' pada malam hari, sebenarnya tidak efektif. karena, pasca-terkena bius, obat bius hanya bekerja 30 menit, dan di malam hari sulit mencari harimau yang tertembak.konflik antara harimau dan manusia yang terjadi akhir-akhir ini, membuat para personel bksda kewalahan. sudah dua bulan diburu, harimau belum juga tertangkap. tri bakal mengundang pakar harimau ke jambi, untuk mencari solusi menangkap harimau.






sumber :
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger