Home » » Delapan Titik di Jakarta Akan Redup Dukung Earth Hour

Delapan Titik di Jakarta Akan Redup Dukung Earth Hour

Written By laso on Friday, 22 March 2013 | 16:12




Delapan Titik di Jakarta Akan Redup Dukung Earth Hour
Delapan Titik di Jakarta Akan Redup Dukung Earth Hour





pemprov dki jakarta akan kembali melaksanakan kampanye earth hour.
tahun ini merupakan tahun kelima pelaksanaannya di ibu kota.
direktur program iklim dan energi wwf indonesia, nyoman iswarayoga mengatakan, akan ada delapan titik yang menjadi fokus pelaksanaan earth hour dengan memadamkan listrik selama satu jam, mulai dari pukul 20.
30-21.
30 wib.
masyarakat juga diimbau untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang akan diadakan pada sabtu (23/3/2013).
delapan titik yang telah dipastikan untuk dipadamkan lampunya, antara lain gedung balaikota jakarta, monumen nasional (monas) dan air mancurnya, bundaran hotel indonesia dan air mancurnya, air mancur arjuna wiwaha, patung pemuda, lampu di jalan sepanjang jalan jenderal sudirman-jalan mh thamrin, lampu di jalan sepanjang jalan gatot subroto-jalan hr rasuna said, serta lampu papan reklame milik pemprov dki jakarta.
"di tahun kelima penyelenggaraannya di indonesia, wwf-indonesia mengajak publik untuk tetap berpartisipasi mematikan lampu dan peralatan listrik yang tidak sedang dipakai selama satu jam pada hari sabtu," kata nyoman, di jakarta, jumat (22/3/2013).
selain itu, pemprov dki  juga telah mengeluarkan surat imbauan kepada para pemilik atau pengelola gedung-gedung sepanjang jalan mh thamrin, jalan jenderal sudirman, jalan gatot subroto, dan jalan hr rasuna said, untuk berpartisipasi dan menjadikan earth hour sebagai kebijakan yang berpihak pada efisiensi energi.
kegiatan ini menjadi kampanye lingkungan hidup terbesar dalam sejarah karena pada tahun 2012 berhasil meraih dua miliar pendukung dari 7.
001 kota di 152 negara.
"kampanye earth hour ini juga merupakan aksi serentak individu, komunitas, korporasi, dan pemerintah di seluruh dunia dalam usaha mengurangi laju pemanasan global dan dampak perubahan iklim," kata nyoman.
lebih lanjut dia mengatakan, pada 2009, earth hour indonesia dimulai di jakarta.
namun berkat intensitas kampanye di ruang publik dan jejaring media sosial, jakarta mampu menularkan aksi ini kepada kota-kota lainnya.
di indonesia tahun ini earth hour diikuti oleh lebih dari 30 lebih kota, mulai jabodetabek dari banda aceh, medan,pekan baru, bandung, cimahi, semarang, solo, yogyakarta, surabaya,malang, kota batu, sidoarjo, kediri, gresik, lamongan, bojonegoro, denpasar, pontianak, palangka raya, banjarmasin, balikapapan, samarinda, sangatta, tarakan, kotamobagu, sorowako, makassar.
"total komitmen pemerintah yang berhasil kami dapatkan adalah 14 walikota/bupati dan lima gubernur," ujar nyoman.
berita terkait, baca :matikan lampu sejam saja
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger