Home » » Keragaman Budaya Ternate di Festival Legu Gam

Keragaman Budaya Ternate di Festival Legu Gam

Written By laso on Sunday, 24 March 2013 | 15:42




Keragaman Budaya Ternate di Festival Legu Gam
Keragaman Budaya Ternate di Festival Legu Gam





festival legu gam yang akan digelar di ternate, maluku utara (malut) tanggal 31 maret-13 april 2013, menampilkan keragaman budaya kesultanan ternate, termasuk tiga kesultanan lainnya di wilayah malut.
tidak itu saja festival yang digelar kesultanan ternate bekerja sama dengan pemkot ternate tersebut akan menyuguhkan pula pemecahan rekor muri untuk pembuatan nasi jaha (kuliner khas malut) sepanjang 10 km.
menurut ketua panitia festival legu gam, arifin djafar, kegiatan budaya yang akan ditampilkan pada festival yang telah masuk dalam kalender wisata tahunan kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif tersebut di antaranya ritual gam ma cahaya, yakni pawai obor mengelilingi pulau ternate.
ritual yang melibatkan ribuan masyarakat adat kesultanan ternate ini bertujuan meminta perlindungan kepada tuhan yang maha esa agar ternate terhindar dari segala mala petaka dan acara festival legu gam berlangsung dengan aman mulai dari pembukaan sampai pada penutupan.
selain itu, kegiatan parade budaya yang melibatkan masyarakat adat kesultanan ternate, kesultanan tidore, kesultanan jailolo dan kesultanan bacan yang bertujuan memperkenalkan ciri khas budaya masing-masing kesultanan.
menurut arifin djafar, kegiatan budaya lainnya pada festival yang digelar untuk memeriahkan ulang tahun ke-78 sultan ternate mudhafar sjah tersebut adalah ritual fere kie, yakni mendaki di puncak gunung gamalama yang melibatkan masyarakat adat serta para wisatawan yang ingin berwisata ke puncak gamalama.
ritual yang ditandai dengan pembacaan doa pada makam keramat di puncak gunung gamalama tersebut bertujuan memohon perlindungan kepada tuhan yang maha kuasa agar masyarakat ternate dan daerah lainnya di malut terbebas dari bencana.
ritual kololi kie mote ngolo, yakni mengelilingi pulau ternate melalui laut menggunakan kora-kora (perahu tradisional), juga merupakan kegiatan budaya yang akan digelar pada festival yang dijadwalkan dibuka oleh menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, mari elka pangestu.



masih banyak lagi ritual adat lainnya yang akan ditampilkan pada festival legu gam, seperti ritual dabus, ritual pengobatan tradisional dan ritual perayaan ulan tahun sultan ternate.

-- arifin djafar
"masih banyak lagi ritual adat lainnya yang akan ditampilkan pada festival legu gam tersebut, seperti ritual dabus (atraksi kekebalan), ritual pengobatan tradisional dan ritual perayaan ulan tahun sultan ternate," katan arifin djafar.
pertunjukan kesenian dan tarian tradisional dari kesultanan ternate dan tiga kesultanan lainnya di malut juga tak ketinggalan ditampilkan pada festival yang diperkirakan dihadiri ribuan pengunjung termasuk wisatawan dari mancanegara tersebut.
festival yang rutin digelar setiap tahun itu juga akan dimanfaatkan untuk menyuarakan sultan iskandar muhammad jabir syah sebagai pahlawan nasional melalui kegiatan seminar yang akan melibatkan para pakar sejarah dari berbagi daerah di indonesia.
promosi
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger