| 30 Persen Pemuda Apatis, Bukti Figur Partai Lemah |
minimnya kader partai yang menonjol, membuat angka golput di kalangan pemilih muda masih cukup tinggi.
selain itu, merosotnya citra partai politik akibat sejumlah kasus yang ada, juga membuat pemilih muda seolah apatis terhadap pelaksanaan pemilu.
hal itu dikatakan pengamat politik dari universitas indonesia andrinof chaniago, minggu (28/4/2013).
menurut dia, sosok figur kader partai masih menjadi penentu diraihnya suara dalam pemilu, baik pemilu legislatif maupun pemilu presiden.
"masih banyak pemilih muda belum menentukan sikap, saya yakin karena citra partai sudah merosot dan kader (potensial) minim," kata andrinof saat dihubungi kompas.
com, minggu siang.
seperti diketahui, hasil survei yang dilakukan indo barometer menunjukkan, dari 1.
200 responden yang ada, sebanyak 30 persen menyatakan belum menentukan sikap atau golput jika pemilu dilaksanakan hari ini.
andrinof mengatakan, figur kader partai menjadi hal yang terpenting yang harus dimiliki partai.
misalnya dalam kasus gubernur dki jakarta, joko widodo.
menurut andrinof, masyarakat secara umumnya dan pemuda secara khusus, jauh lebih melihat figur jokowi daripada partai politik yang mengusungnya.
dirinya menambahkan, partai politik yang nantinya akan maju dalam pemilu mendatang, harus memperbaiki citranya di mata pemilih.
proses perbaikan tersebut harus selesai sebelum triwulan pertama 2014.
sehingga, pada saat nantinya pemilu legislatif digelar jumlah pemilih golput akan rendah.
selain itu, menurut dia, partai juga harus membangun figur politik kader dengan baik.
jangan sampai, karena minimnya figur partai yang dinilai baik oleh masyarakat, sehingga membuat perolehan suara menurun.
"perbaikan secara menyeluruh harus sudah rampung sebelum pemilu dilaksanakan," katanya.
editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Post a Comment