Home » » Beri Kesempatan dan Kenyamanan Perempuan Berpolitik

Beri Kesempatan dan Kenyamanan Perempuan Berpolitik

Written By laso on Tuesday, 23 April 2013 | 00:51




Beri Kesempatan dan Kenyamanan Perempuan Berpolitik
Beri Kesempatan dan Kenyamanan Perempuan Berpolitik





perempuan membutuhkan dukungan dan kesempatan menunjukkan diri agar semakin percaya diri dalam berpolitik.
sulit bagi perempuan mendobrak dominasi kaum laki-laki, karena itu tidak menyamankan perempuan.
kondisi ini pun terjadi di dpr.
hal itu disampaikan hetifah sjaifudian, anggota komisi v dpr dari daerah pemilihan kalimantan timur, senin (22/4/2013).
hetifah menyorot seputar partisipasi perempuan dalam politik.
menurut hetifah, di dpr pun, penentuan anggota komisi, bisa menggambarkan hal itu.
"misalnya, saya.
bidang yang saya kuasai adalah infrastruktur.
saya berkepentingan menyuarakan kaltim karena kaltim masih menghadapai masalah infrastruktur.
di dpr, infrastruktur adalah urusan komisi v," katanya.
proses yang dijalani anggota dpr atau dprd untuk mendapat posisi sesuai bidang keahlian dan didengar para laki-laki, lanjut dia, bisa dimasukkan sebagai seni berpolitik.
namun untuk seni politik, perempuan kembali dihadapkan masalah.
faktanya, tidak mudah menjalani itu.
"sistem dan kebiasaan dalam rapat paripurna, misalnya, penuh interupsi.
agar suara kita didengar forum, microphone harus direbut dan kita harus bersuara keras, berani debat.
rapat pun sampai larut malam.
selain itu, contoh lain, para laki-laki punya wadah, tempat, untuk meneruskan komunikasi seperti main golf," ujarnya.
dengan kata lain, untuk ranah politik di dpr, cukup sulit bagi perempuan untuk membiasakan diri dengan sistem dan kebiasaan seperti itu.
menurut hetifah, sistem politik mestinya ramah dan menyamankan perempuan, sehingga perempuan muda pun tertarik terjun ke dunia politik.
"wajar jika perempuan muda memilih jalur nonpolitik.
ketika perempuan juga tak diberi kesempatan, wajar juga banyak kalangan menyangsikan kiprah perempuan di legislatif.
sekarang, partai-partai semakin susah menjaring calon perempuan.
perempuan muda, makin apatis terjun ke politik," kata hetifah.
 









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger