| DAS Citarum di Ambang Malapetaka Lingkungan |
malapetaka lingkungan tengah berlangsung di daerah aliran sungai citarum, jawa barat.
ratusan ribu warga yang tinggal di kawasan ini menderita karena menjadi langganan banjir di musim hujan dan kekurangan air di musim kemarau.
”pada musim kemarau air yang kami gunakan adalah limbah beracun.
sungai ini dijadikan tempat pembuangan limbah,” kata deni riswandani dari komunitas elemen lingkungan (elingan), kamis (25/4/2013), di bandung.
secara turun-temurun, ribuan warga tinggal di sentra industri tekstil majalaya, kabupaten bandung.
bertahun-tahun hampir semua pabrik tekstil di majalaya membuang langsung limbah beracunnya ke citarum.
padahal, sungai ini masih dipakai untuk keperluan air minum bagi warga di hilir, termasuk 80 persen warga dki jakarta.
sekitar 1.
500 industri di sekitar daerah aliran sungai (das) citarum menyumbang 2.
800 ton limbah setiap hari.
semua adalah limbah cair kimia bahan berbahaya dan beracun (b3).
ditambah 10 ton sampah, setiap hari masuk ke waduk saguling.
padahal, saguling memiliki pusat pembangkit listrik tenaga air (plta) yang tersambung dengan jaringan interkoneksi jawa-bali.
limbah beracun sering kali merusak turbin plta.
sampai kini sungai citarum masih tercemar.
”kondisi ini berlangsung lama dan dibiarkan merusak lingkungan dan kehidupan warga sekitarnya,” ujar direktur wahana lingkungan hidup indonesia jabar dadan ramdan.
susut 62.
000 hektar
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Post a Comment