Home » » Kopassus Serang LP Cebongan, Saatnya Revisi UU Peradilan Militer

Kopassus Serang LP Cebongan, Saatnya Revisi UU Peradilan Militer

Written By laso on Friday, 5 April 2013 | 00:21




Kopassus Serang LP Cebongan, Saatnya Revisi UU Peradilan Militer
Kopassus Serang LP Cebongan, Saatnya Revisi UU Peradilan Militer





tim investigasi tni angkatan darat mengungkap keterlibatan oknum anggota korps pasukan khusus (kopassus) dalam penyerangan lp cebongan, sleman, yogyakarta pada sabtu (23/3/2013) dini hari.
kasus ini dinilai menjadi pintu masuk untuk segera dilakukan revisi undang-undang peradilan militer.
"belum mampunya peradilan umum menyentuh kasus ini harus dijadikan pintu masuk untuk revisi kembali uu peradilan militer.
" kata ketua komisi i dpr mahfudz siddiq saat dihubungi wartawan, kamis (4/4/2013).
upaya merevisi uu peradilan militer terakhir dilakukan oleh dpr periode 2004-2009, tetapi akhirnya tidak bisa dituntaskan setelah cukup lama dibahas tanpa ada titik temu antara pemerintah dan dpr.
seperti diberitakan, ketua tim investigasi tni ad terkait penyerangan lp cebongan, sleman, yogyakarta, brigjen untung yudhoyono, mengakui bahwa oknum grup 2 kopassus kartasura adalah penyerang empat tahanan terkait pembunuhan sertu santoso.
"bahwa secara ksatria dan dilandasi kejujuran serta tanggung jawab, serangan lp cebongan, sleman, pada 23 maret 2013 pukul 00.
15 wib diakui dilakukan oleh oknum anggota tni ad, dalam hal ini grup 2 kopassus kartasura yang mengakibatkan terbunuhnya empat tahanan," kata unggul, di jakarta, kamis (4/4/2013).
unggul mengatakan motif penyerangan adalah tindakan reaktif setelah para pelaku mendengar kabar pembunuhan terhadap serka heru santoso, yang juga anggota kopassus tni ad pada 19 maret 2013 dan pembacokan terhadap mantan anggota kopassus sertu sriyono pada 20 maret 2013 oleh kelompok preman di yogyakarta.
"bermotif tindakan reaktif karena kuatnya jiwa korsa dan membela rasa kehormatan satuan," kata unggul.
berita terkait dapat dibaca dalam topik: oknum kopassus serang lp cebongan









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger