Home » » Kalau Tidak Terpaksa, Saya Tak Mau Pakai Bagasi di Bandara

Kalau Tidak Terpaksa, Saya Tak Mau Pakai Bagasi di Bandara

Written By laso on Tuesday, 18 June 2013 | 19:59




 Kalau Tidak Terpaksa, Saya Tak Mau Pakai Bagasi di Bandara
Kalau Tidak Terpaksa, Saya Tak Mau Pakai Bagasi di Bandara





harapan para penumpang pesawat adalah keamanan dan kenyamanan. tak ada rasa khawatir koper yang ditaruh di bagasi akan dicolek tangan-tangan jahil di bandara. "kalau tidak terpaksa sekali, saya tidak mau pakai bagasi," cerita bram pembaca detikcom dalam surat elektronik yang dikirim ke redaksi@detik.com, selasa (18/6/2013).bram mengaku, dia sudah 3 kali mengalami kejadian tak mengenakkan soal koper di bagasi di bandara. kerusakan yang dia alami antara lain, gembok lepas, resleting dan kunci nomor rahasia lepas dan hancur, kemudian koper retak dan juga tergores."trik saya biasanya selain wrapping, saya selalu belakangan untuk check in agar perusak koper tidak punay waktu banyak untuk mengamat-amati tas yang mau dibongkar," jelas bram yang saat kehilangan memakai jasa maskapai yang berbeda.dia berharap menteri bumn dahlan iskan mau memberi perhatian serius soal ini. "jangan hanya perhatikan pintu tol dan parkir liar saja," kritiknya.sedang pembaca detikcom lainnya, tya darmawati lewat surat elektroniknya sampai kebingungan ke instansi mana harus mengadu soal kehilangan uang dan barang berharga milik suaminya yang ditaruh di bagasi."di mana peran perlindungan konsumen yayasan lembaga konsumen indonesia (yklki) yang katanya melindungi konsumen-konsumen pengguna produk atau jasa. siapakah yang seharusnya bertanggungjawab? pihak maskapai kah? pihak bandara kah? atau jangan-jangan konsumen yang salah?" tanya dia.pihak general affairs manager kantor cabang pt angkasa pura ii (ap ii) yudis tiawan memberi penjelaskan soal kasus hilang atau rusaknya koper di bandara di wilayahnya. dia menegaskan sepenuhnya hal itu merupakan kewenangan dan tanggung jawab pihak perusahaan penerbangan (airline)."hal itu menjadi kewenangan dan tanggung jawab ada di pihak airline, tetapi kami selalu mengkomunikasikan ini," ujar yudis saat berbincang dengan detikcom.meski begitu, yudis mengatakan bahwa pihak bandara tetap berkoordinasi dengan ailine. "karena airline dan bandara adalah kesatuan. kami juga ingin menjamin kenyamanan penumpang," lanjutnya.yudis menyarankan penumpang yang kehilangan barang atau koper di bagasinya rusak untuk segera melaporkannya kepada pihak lost and found yang terdapat di terminal kedatangan. petugas bagian lost and found itu dari pihak airline.ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "reportase sore", pukul 16.30 wib, hanya di trans tv (ndr/gah)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger