Home » » Anggaran Rp 7,8 T untuk Kawasan Perbatasan Harus Dioptimalkan

Anggaran Rp 7,8 T untuk Kawasan Perbatasan Harus Dioptimalkan

Written By laso on Thursday, 18 July 2013 | 17:21




Anggaran Rp 7,8 T untuk Kawasan Perbatasan Harus Dioptimalkan
Anggaran Rp 7,8 T untuk Kawasan Perbatasan Harus Dioptimalkan





tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar rp 7,8 triliun untuk mengelola batas wilayah negara dan kawasan perbatasan.
kepala badan nasional pengelolaan perbatasan (bnpp) gamawan fauzi, berharap anggaran dalam rencana aksi pengelolaan perbatasan negara itu bisa digunakan secara optimal untuk penyediaan sarana dan pra-sarana untuk membuka keterisolasian, pelayanan sosial dasar masyarakat serta untuk penyediaan peralatan dan teknologi pengembangan ekonomi lokal.
"jadi total ada sekitar rp 7,8 triliun untuk mengelola wilayah negara dan kawasan perbatasan.
itu harus bisa dimaksimalkan untuk membangun wilayah perbatasan kita," katanya dalam sambutannya pada rapat kerja ke-5 bnpp, kamis (18/7/2013).
pria yang menjabat sebagai menteri dalam negeri itu menjabarkan, anggaran pengelolaan terdiri dari anggaran yang disalurkan 24 kementerian dan lembaga (k/l) sebesar rp 7,3 triliun.
sementara itu, sisanya disalurkan dari anggaran kementerian dalam negeri, yaitu dari dana alokasi khusus (dak) sebesar rp 458,1 miliar dan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan sebesar rp 70,5 miliar.
ia mengutarakan, anggaran 2013 untuk perbatasan meningkat sebesar 89 persen dibanding 2012.
pada 2012, anggaran pengelolaan perbatasan hanya rp 3,9 trilyun.
dia menyampaikan, dengan dana tersebut, diharapkannya angka kemiskinan penduduk perbatasan dapat menurun mencapai target yang dipasang yaitu 14,20 persen pada 2014.
sebaliknya, pertumbuhan ekonomi wilayah perbatasan diharapkan meningkat menjadi 7,10 persen.













editor : caroline damanik































berita terkait

lima titik di perbatasan ri-timor leste berpeluang konflik
perbatasan indonesia, surga pasokan senjata teroris
sebelum mati, saya ingin lihat indonesia.
.
.

daerah perbatasan perlu spbu dan bbm
jika subsidi dicabut, nelayan di sebatik kolaps







topik pilihan:



liverpool ke indonesia



kasus ponsel terbakar



penertiban pkl di jakarta



motogp as



gebrakan jokowi-basuki



geliat politik jelang 2014











baca juga







mourinho butuh drogba, "rohnya" ada di lukaku













taliban minta malala pulang dan gabung ke madrasah













robert downey jr, aktor termahal 2013













republik tukang impor













kalahkan megawati-prabowo dalam survei, apa komentar jokowi?


















































googletag.
display('div-gpt-ad-642297387297694802-2');





























terpopuler + indeks




1
dituding pangkas anggaran, basuki: berengsek, main fitnah enggak keruan!





2
basuki: dinas pu dki tuh paling "nyolong-nyolong" semua





3
"ngamar" siang-siang di hotel, 3 pasangan ini kena razia polisi





4
hassan rohani: ancaman israel membuat saya tertawa





5
jika dipanggil pansus mrt, jokowi enggak mau datang























terbaru + indeks





anggaran rp 7,8 t untuk kawasan perbatasan harus dioptimalkan









jokowi disukai kaum perempuan, pdi-p: wajar, dia kan "media darling"









djoko pekik jenguk deddy kusdinar di kpk









ditantang menhuk dan ham revisi uu narkotika, dpr curiga









siang ini, priyo akan dilaporkan ke bk dpr






















































































[x] close


























news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.







































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "1",
articleid : "1055924",
nameutm : "nasional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/18/1218338.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://nasional.
kompas.
com/read/2013/07/18/1218338/anggaran.
rp.
7.
8.
t.
untuk.
kawasan.
perbatasan.
harus.
dioptimalkan',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});







$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-5']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger