| Anggaran Rp 7,8 T untuk Kawasan Perbatasan Harus Dioptimalkan |
tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar rp 7,8 triliun untuk mengelola batas wilayah negara dan kawasan perbatasan.
kepala badan nasional pengelolaan perbatasan (bnpp) gamawan fauzi, berharap anggaran dalam rencana aksi pengelolaan perbatasan negara itu bisa digunakan secara optimal untuk penyediaan sarana dan pra-sarana untuk membuka keterisolasian, pelayanan sosial dasar masyarakat serta untuk penyediaan peralatan dan teknologi pengembangan ekonomi lokal.
"jadi total ada sekitar rp 7,8 triliun untuk mengelola wilayah negara dan kawasan perbatasan.
itu harus bisa dimaksimalkan untuk membangun wilayah perbatasan kita," katanya dalam sambutannya pada rapat kerja ke-5 bnpp, kamis (18/7/2013).
pria yang menjabat sebagai menteri dalam negeri itu menjabarkan, anggaran pengelolaan terdiri dari anggaran yang disalurkan 24 kementerian dan lembaga (k/l) sebesar rp 7,3 triliun.
sementara itu, sisanya disalurkan dari anggaran kementerian dalam negeri, yaitu dari dana alokasi khusus (dak) sebesar rp 458,1 miliar dan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan sebesar rp 70,5 miliar.
ia mengutarakan, anggaran 2013 untuk perbatasan meningkat sebesar 89 persen dibanding 2012.
pada 2012, anggaran pengelolaan perbatasan hanya rp 3,9 trilyun.
dia menyampaikan, dengan dana tersebut, diharapkannya angka kemiskinan penduduk perbatasan dapat menurun mencapai target yang dipasang yaitu 14,20 persen pada 2014.
sebaliknya, pertumbuhan ekonomi wilayah perbatasan diharapkan meningkat menjadi 7,10 persen.
editor : caroline damanik
berita terkait
lima titik di perbatasan ri-timor leste berpeluang konflik
perbatasan indonesia, surga pasokan senjata teroris
sebelum mati, saya ingin lihat indonesia.
.
.
daerah perbatasan perlu spbu dan bbm
jika subsidi dicabut, nelayan di sebatik kolaps
topik pilihan:
liverpool ke indonesia
kasus ponsel terbakar
penertiban pkl di jakarta
motogp as
gebrakan jokowi-basuki
geliat politik jelang 2014
baca juga
mourinho butuh drogba, "rohnya" ada di lukaku
taliban minta malala pulang dan gabung ke madrasah
robert downey jr, aktor termahal 2013
republik tukang impor
kalahkan megawati-prabowo dalam survei, apa komentar jokowi?
googletag.
display('div-gpt-ad-642297387297694802-2');
terpopuler + indeks
1
dituding pangkas anggaran, basuki: berengsek, main fitnah enggak keruan!
2
basuki: dinas pu dki tuh paling "nyolong-nyolong" semua
3
"ngamar" siang-siang di hotel, 3 pasangan ini kena razia polisi
4
hassan rohani: ancaman israel membuat saya tertawa
5
jika dipanggil pansus mrt, jokowi enggak mau datang
terbaru + indeks
anggaran rp 7,8 t untuk kawasan perbatasan harus dioptimalkan
jokowi disukai kaum perempuan, pdi-p: wajar, dia kan "media darling"
djoko pekik jenguk deddy kusdinar di kpk
ditantang menhuk dan ham revisi uu narkotika, dpr curiga
siang ini, priyo akan dilaporkan ke bk dpr
[x] close
news
ekonomi
bola
tekno
entertainment
otomotif
health
female
travel
properti
foto
video
forum
kompasiana
about
advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber
©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.
!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");
window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();
//
$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});
jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "1",
articleid : "1055924",
nameutm : "nasional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/18/1218338.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://nasional.
kompas.
com/read/2013/07/18/1218338/anggaran.
rp.
7.
8.
t.
untuk.
kawasan.
perbatasan.
harus.
dioptimalkan',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});
$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});
$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});
$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});
$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});
var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-5']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);
(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();
//
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Post a Comment