Home » » Polisi Dalami Keterkaitan Bom Panci Rajapolah dengan Jaringan Teroris

Polisi Dalami Keterkaitan Bom Panci Rajapolah dengan Jaringan Teroris

Written By laso on Sunday, 21 July 2013 | 20:51




Polisi Dalami Keterkaitan Bom Panci Rajapolah dengan Jaringan Teroris
Polisi Dalami Keterkaitan Bom Panci Rajapolah dengan Jaringan Teroris





kepala bagian penerangan umum polri kombes agus rianto mengatakan, sampai saat ini aparat masih terus melakukan penyelidikan atas ledakan bom di markas polisi sektor rajapolah, tasikmalaya, jawa barat, sabtu (20/7/2013) dini hari.
polisi mendalami kemungkinan keterkaitan serangakaian teror yang terjadi belakangan ini dengan kelompok teroris.
“sampai saat ini masih belum ada keterkaitan, karena masih dalam penyelidikan,” kata agus kepada kompas.
com, minggu (21/7/2013).
agus mengatakan, untuk mengantisipasi serangan serupa, pihaknya telah meningkatkan keamanan di seluruh tingkat kesatuan, mulai dari polsek hingga polda.
“penjagaan ditingkatkan dari setiap satuan.
menjaga keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas, tetapi menjaga tempat kami bertugas juga jangan sampai dilupakan,” ujarnya.
seperti diberitakan, terjadi ledakan bom rakitan di mapolsek rajapolah, tasikmalaya, jawa barat.
bom yang dibungkus kresek warna hitam itu sebelumnya disimpan oleh dua orang tak dikenal.
saat ini, polisi masih memburu keberadaan kedua orang tersebut.
sementara itu, aksi teror juga terjadi terhadap markas kepolisian sektor palu selatan, rabu (17/7/2013) malam.
dengan menggunakan pola yang hampir sama, dua orang pelaku dengan menggunakan sebuah sepeda motor tiba-tiba mengeluarkan senjata dan menembakkan ke arah mapolsek palu selatan.
senjata yang digunakan pelaku diduga berjenis laras panjang, namun belum diketahui pasti tipe senjata tersebut.
sampai saat ini, polisi masih terus memburu keberadaan pelaku.













editor : inggried dwi wedhaswary































berita terkait

ini ciri-ciri penyimpan bom di polsek rajapolah
gubernur jabar sesalkan ledakan bom di tasikmalaya
bom polsek rajapolah pakai ponsel untuk mengatur waktu
polri: bom di polsek rajapolah tak terkait dinamit hilang
2 peletak bom di polsek rajapolah masih diburu







topik pilihan:



liverpool ke indonesia



motogp as



vilanova tinggalkan barcelona



kasus ponsel terbakar



gebrakan jokowi-basuki



geliat politik jelang 2014











baca juga







jokowi bantah dana blusukan hingga rp 26,6 miliar













kronologi ledakan bom di polsek rajapolah













balada penarik getek di jakut: inginnya sih jadi pengusaha kaya.
.
.














lurah pasar minggu: di sini bikin ktp 5 menit jadi













mirip apartemen dan mal.
.
.
inilah lahan pertanian vertikal ala china!


















































googletag.
display('div-gpt-ad-545517159652763196-2');





























terpopuler + indeks




1
dahlan iskan: jokowi atau saya bisa menang pilpres





2
pengamat: pemberian dana csr ke pemprov dki tidak etis





3
"yacht" terbesar di dunia milik miliarder arab misterius





4
lapor diperkosa, wanita norwegia malah dipenjara di dubai





5
ingin tahu lulus simak ui, cek di "kompas.
com"!























terbaru + indeks





polisi dalami keterkaitan bom panci rajapolah dengan jaringan teroris









2 peletak bom di polsek rajapolah masih diburu









diduga dalang korupsi "speed boat", anggota dprd bakal jadi tersangka









dua gempa guncang papua, tidak berpotensi tsunami









kapolres garut jamin fpi tidak "sweeping" sepanjang ramadhan























































































[x] close


























news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.







































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "2",
articleid : "1056711",
nameutm : "regional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/21/1548110.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://regional.
kompas.
com/read/2013/07/21/1548110/polisi.
dalami.
keterkaitan.
bom.
panci.
rajapolah.
dengan.
jaringan.
teroris',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});







$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-6']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger