Home » » Reklame Ilegal Bertebaran di Pamekasan

Reklame Ilegal Bertebaran di Pamekasan

Written By laso on Wednesday, 24 July 2013 | 22:51




Reklame Ilegal Bertebaran di Pamekasan
Reklame Ilegal Bertebaran di Pamekasan





meskipun pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden masih lama, namun sejumlah reklame berbau politik berukuran besar sudah bertebaran di beberapa ruas jalan, baik di dalam kota ataupun desa di kabupaten pamekasan.
reklame tersebut, rata-rata tidak mengantongi izin dari pemerintah.
berdasarkan pantauan kompas.
com di beberapa ruas jalan, reklame tersebut ada yang dipasang dengan permanen menggunakan besi yang ditanam kemudian dicor.
ada pula yang menggunakan bambu yang dipasang menempel ke beberapa pohon di pinggir jalan.
dilihat dari gambarnya, reklame itu berisi pencitraan calon anggota legislatif dan ajakan memilih pada pemilu legislatif 2014 mendatang.
reklame itu bergambar mulai dari calon anggota dpr, dprd jawa timur dan dprd pamekasan.
misalnya achsanul qosasi, anggota dpr dari fraksi partai demokrat dan badrut tamam, anggota dprd jawa timur fraksi kebangkitan bangsa.
keduanya juga akan mencalonkan kembali menjadi anggota legislatif.
terkait hal itu, kepala kantor pelayanan dan perizinan terpadu (kppt) pamekasan muhammad amin, rabu (24/7/2013) mengatakan, reklame tersebut tidak ada yang mengantongi izin.
sebagian besar reklame dipasang di beberapa ruas jalan tanpa memperhatikan aturan yang ada di pemerintah kabupaten pamekasan.
"sampai hari ini tidak ada yang mengajukan perizinan kepada kami.
jadi kami pastikan bahwa reklame tersebut dipasang secara ilegal," kata amin.
menurut amin, keberadaan reklame ilegal bisa ditertibkan, namun itu bukan kewenangan kppt.
tetapi pihaknya bisa berkoordinasi dengan satuan polisi pamongpraja sebagai penegak peraturan daerah serta panwaslu kabupaten pamekasan.
"silakan ditertibkan kalau memang melanggar kepada pihak yang berwenang.
yang jelas itu sudah melanggar aturan karena tidak mengantongi izin," ungkapnya.
sementara itu, koordinator lembaga kajian dan advokasi rakyat (lekra) madura ahmad fauzi mengatakan, reklame ilegal sudah merugikan pemerintah karena kehilangan retribusi dari sektor pajak.
"pemerintah harus tegas menindak reklame liar itu karena sudah mengganggu dan keberadaannya ilegal," ujar fauzi.
yang lebih mengherankan lagi, pemasang reklame itu bukanlah orang yang tidak mengerti aturan.
apalagi mereka adalah politisi yang juga wakil rakyat di senayan ataupun di jawa timur.
fauzi mencurigai adanya kongkalikong antara pemerintah dengan politisi pemasang reklame.
kecurigaan itu menurutnya sangat beralasan.
"kalau memang tidak mengantongi izin, pemerintah jangan diam.
sikat saja semua jangan ada tebang pilih," tandasnya.













editor : farid assifa































berita terkait

tertibkan reklame, kasudin p2b jaktim disomasi
satpol pp tak berani bongkar reklame bibit dan ganjar
perbaikan jalan hilangkan pajak reklame rp 500 juta
reklame "ganti gubernur", bali tv kena teguran keras
papan reklame terbakar, jalan utama di manado macet







topik pilihan:



kelahiran "royal baby" inggris



presiden sby vs fpi



chelsea fc asia tour 2013



penangkapan teroris tulungagung



gebrakan jokowi-basuki



geliat politik jelang 2014











baca juga







kisah peretas "baik hati" pembobol situs apple













ical mungkin pilih jokowi atau mahfud sebagai cawapres













jokowi, terbaik dari semua capres yang ada













jangan-jangan, lukisan anda berasal dari china? ini buktinya.
.
.














bocah pengemis berpenghasilan rp 100.
000 per hari


















































googletag.
display('div-gpt-ad-545517159652763196-2');





























terpopuler + indeks




1
"pak jokowi boleh lari, tetapi dipelankan sedikit"





2
irman gusman: jokowi bukan pencetus "blusukan"!





3
pemunculan perdana "royal baby" disambut meriah





4
basuki disomasi pkl, jokowi minta maaf





5
pramono: atut pasti tersaingi oleh rano karno























terbaru + indeks





reklame ilegal bertebaran di pamekasan









anton medan ajak napi doakan penegak hukum agar sadar









capaian rendah, pad simalungun salah urus









berbagi takjil ala anak tk di pamekasan









pascateror bom rajapolah, polda bali dijaga ketat























































































[x] close





























news
nasional
regional
megapolitan
internasional



olah raga
sains
edukasi
infografis
surat pembaca



ekonomi
bola
tekno
entertainment
otomotif
health



female
travel
properti
foto
video
forum






kompas gramedia digital group



  grazera
  kompasiana
  kompaskarier.
com
  midazz



  scoop
  urbanesia
  gamesaku
  makemac

















about-
advertise-
policy-
pedoman media siber-
career-
contact us-
rss-
site map



©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.


































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "2",
articleid : "1057553",
nameutm : "regional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/24/1746063.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://regional.
kompas.
com/read/2013/07/24/1746063/reklame.
ilegal.
bertebaran.
di.
pamekasan',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});




/* s: cookies */
var cookies = {
init: function () {
var allcookies = document.
cookie.
split('; ');
for (var i=0;i= start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime() = start_time.
gettime() && mydate.
gettime()



$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-6']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger