| Di Ferien Messe Austria Raja Ampat Jadi Primadona Ekowisata |
preferensi berlibur masyarakat maju dan makmur seperti warga austria cenderung beralih ke alam,
meninggalkan kehidupan moderen barang sejenak, melepas stres, bersenang-senang dalam
lingkungan hijau segar nan menantang.
indonesia melalui kbri/ptri wina memanfaatkan peluang ini dengan mempromosikan destinasi
wisata alam pada pameran pariwisata tahunan ferien messe wien 2014 di messe wien congress
and exhibition center, wina, austria (16-19 januari 2014).
bagi indonesia, austria dengan paritas daya beli per kapita us$42.408 merupakan pasar pariwisata
sangat menjanjikan. data statistics austria menunjukkan, sebanyak 5,4 juta penduduk usia 15+ dari
total 8,4 juta jiwa penduduk negara ini melakukan perjalanan liburan sebanyak 18 juta kali per tahun,
49,9% di antaranya adalah perjalanan liburan ke luar negeri.
dengan tema ecotourism, indonesia pada ajang promosi pariwisata terbesar di austria dan salah
satu terbesar di kawasan eropa, khususnya eropa tengah dan timur, ini mencoba merebut ceruk
49,9% itu dengan mengetengahkan primadona wisata laut raja ampat yang ternyata menyedot
perhatian luas.
disusul togean, wakatobi, pulau komodo, konservasi orang utan tanjung puting dan bukit lawang,
kawasan pelatihan gajah di way kambas, taman nasional di ujung kulon dan kerinci, serta
berbagai desa wisata di jawa barat dan yogyakarta.
destinasi-destinasi eksotik tersebut ditampilkan melalui video dan dalam bentuk brosur-brosur di
paviliun indonesia.
"tema ekowisata sengaja dipilih untuk mendukung wisata alam di indonesia sebagai model wisata
yang bertanggungjawab terhadap lingkungan dan lebih langsung meningkatkan kesejahteraan
masyarakat setempat," terang korfungsi pensosbud counsellor dody kusumonegoro.
next
halaman
1 2
next
lantaran belum juga mendapatkan bantuan, ratusan warga korban banjir di indramayu memblokir jalur pantura dan terlibat kericuhan dengan polisi. simak liputan lengkapnya hanya di reportase malam pukul 01.40 wib, hanya di trans tv (es/es)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Post a Comment