| Sungai di Malaysia Meluap, 7 Ribu Warga Nunukan Kaltara Mengungsi |
ribuan rumah yang dihuni sekitar 7.000 jiwa di kecamatan sembakung, kabupaten nunukan, kalimantan utara, dalam 3 hari ini terendam banjir 2 meter. banjir terjadi akibat luapan sungai pensiangan, sabah, malaysia.keterangan diperoleh detikcom hingga pukul 17.00 wita sore ini, sekitar 7.000 jiwa itu tersebar di 15 desa. 4 desa di antaranya merupakan kawasan banjir terparah. keempat desa itu adalah desa atap, desa lubakan, desa tagul serta desa manubungkul."sungai sembakung meluap, 4 desa banjir terparah hingga 2 meter dan air terus merangkak naik perlahan-lahan," kata kepala badan penanggulangan bencana daerah (bpbd) kabupaten nunukan, muhammad amin, ketika dikonfirmasi detikcom, jumat (24/1/2014).amin menerangkan, di hulu sungai sembakung, tepatnya sungai lumbis di kecamatan lumbis, juga sedang meluap dengan ketinggian air banjir rata-rata 1 meter dan berangsur surut. sehingga banjir kini berdampak besar yang mengakibatkan sungai sembakung di bagian hilir meluap."sedangkan di hulu sungai lumbis berbatasan dengan sungai (pensiangan) di sabah malaysia. nah, sungai (pensiangan) itu juga banjir. warga yang mengecek langsung ke sana, di sekitar sungai di sabah itu juga marak pembukaan lahan untuk perkebunan," ujar amin."banjir luapan sungai di malaysia itu sekarang turun ke hilir sehingga turut meluap ke sungai sembakung. kejadian banjir di kecamatan sembakung ini bisa terjadi 2-3 kali dalam setahun. kita sudah koordinasikan dengan pemerintah agar ini menjadi perhatian bersama untuk menanganinya," tambahnya."adapun bantuan, bpbd nunukan sementara ini telah menyalurkan 5 ton beras ke kedua kecamatan di lumbis dan sembakung, juga ada makanan instant, sambil menunggu bantuan dari pihak lainnya seperti dinas sosial," jelasnya.next
halaman
1 2
next
lantaran belum juga mendapatkan bantuan, ratusan warga korban banjir di indramayu memblokir jalur pantura dan terlibat kericuhan dengan polisi. simak liputan lengkapnya hanya di reportase malam pukul 01.40 wib, hanya di trans tv (try/try)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Post a Comment