| Marzuki Alie: Konvensi Jadi Uji Kemampuan untuk Merangkap Tugas |
peserta konvensi pd marzuki alie mengapresiasi keputusan gita wirjawan yang mundur dari jabatannya untuk fokus ke konvensi. padahal bagi marzuki, konvensi menjadi ujian bagi para capres untuk mampu merangkap berbagai tugas dalam satu waktu."kita apresiasi pak gita, manakala konvensi sedang pada tahap puncak, tinggal 2 bulan lagi. ada persoalan-persoalan di kemendag ada impor gula, persoalan besar vietnam ilegal ini kan ditangani serius. nah kalau ditangani serius, otomatis pak gita tidak bisa mencurahkan pikirannya untuk konvensi. sehingga mengambil keputusan ini menurut saya, tepat dan kita patut apresiasi terhadap langkah tersebut," kata marzuki di gedung pbnu jl. kramat raya, jakpus, jumat (31/1/2014).menurut marzuki, tak semua peserta konvensi yang memiliki jabatan di pemerintahan lalu semerta-merta harus ikut mundur dari jabatannya. konvensi ini ia ibaratkan sebagai uji kemampuan apakah para peserta nantinya pantas menjadi presiden yang sehari-hari menemui banyak persoalan."tugas seorang presiden itu banyak sekali, dan ikut konvensi adalah uji kemampuan. mampu tidak kita jadi presiden yang tugasnya 1001 macam? ini baru merangkap dua sisi saja sudah tidak bisa, ya kita juga dipertanyakan nanti," sindir marzuki.pria yang menjabat sebagai ketua dpr ini lalu mengambil contoh menteri bumn dahlan iskan sebagai contoh."misalnya pak dahlan, dia mampu urus bumn. bumn-nya bagus semua, kemudian dia berhasil konvensi, itu menunjukan dia punya kompetensi untuk jadi presiden. kecuali kalau bumn-nya berantakan. nah itu masyarakat akan menilai," ujar marzuki.gita wirjawan resmi mundur sebagai menteri perdagangan per 1 februari 2014. gita memilih mundur dari kursi mendag agar bisa fokus di konvensi capres pd.tebing setinggi 20 meter di kawasan riung gunung puncak bogor jawa barat longsor dan menutupi sebagian ruas jalan. simak liputan lengkapnya di reportase malam pukul 02.55 wib, hanya di trans tv (mok/mok)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Post a Comment