| Ahok Akui Rapor Merah untuk Macet di Ibu Kota |
wakil gubernur dki basuki tjahaja purnama menyebut masih ada rapor merah terkait persoalan kemacetan di ibu kota. salah satunya akibat masih belum berjalannya penerapan electronic road pricing (erp) dan standar pelayanan minim (spm) bus.pria yang akrab disapa ahok ini mengakui hal ini setelah rapat bersama dengan wakil presiden boediono di kantor wapres, rabu (19/3). dari 17 poin yang dibahas terkait penanganan kemacetan jakarta, penerapan erp dan spm bus masih memiliki rapor merah.menurut ahok, yang menjadi catatan dan perlu direalisasikan adalah menambah armada bus yang memadai. standar pelayanan minimum ini harus dilakukan untuk menyesuaikan keinginan pemerintah pusat. namun, diakui ahok belum adanya spm ini karena jumlah bus memadai masih minim. "agenda terdekat kita ya harus menambah bus. kami harus mengeluarkan standar pelayanan minimum sesuai keinginan kementerian perhubungan. tapi, kita enggak berani mengeluarkan itu kalau busnya belum cukup kan," kata ahok di balaikota dki, rabu (19/3).dia menekankan spm ini juga berkaitan dengan persoalan banyak armada bus antar kota yang ngetem sembarangan di wilayah ibu kota. adapun pihak pemprov dki tidak punya wewenang untuk memberikan sanksi berupa penilangan. seharusnya, ada sanksi yang bisa membuat bus-bus nakal ini jera seperti pencabutan izin trayek. "itu kan bukan wewenang kami. makanya kami minta kementerian perhubungan untuk cabut. jadi, efek jeranya ada. terus ada juga pembatasan motor di jalur-jalur utama. ini bisa dilakukan asal sudah beroperasi," kata politisi partai gerindra itu.persoalan lain yang masuk dalam spm bus adalah ketersediaan stasiun pengisian bahan bakar gas (spbg). menurut ahok, selama harga gas masih murah dibandingkan bahan bakar minyak bersubsidi, pihak swasta enggan membangun spbg. maka, dia pun mengusulkan agar pemerintah pusat bisa mencabut bbm subsidi untuk wilayah ibukota. next
halaman
1 2
next
ratusan mahasiswa di universitas samratulangi manado saling serang. belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. saksikan liputan lengkapnya dalam program "reportase malam" pukul 02.51 wib hanya di trans tv (hat/erd)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Post a Comment