| Perjanjian Kerjasama Monorel Mandek, Jokowi-Ahok Siapkan Investor Baru |
hingga saat ini belum jelas bagaimana nasib proyek monorel di jakarta. akhirnya, gubernur dki, joko widodo menawarkan investor baru untuk menggantikan proyek monorel tersebut."aku nggak tahu detailnya, tadi pak gubernur cuma ngasih aku lihat, baru tadi dikasih. bukan dari pt jm (jakarta monorel), ini beda lagi (investor). ini lebih murah dan bisa angkut orang lebih banyak. namanya metro kapsul. ini yang lagi kita pelajari, pak gubernur pengen lihat," ujar ahok kepada wartawan di kantornya, jl medan merdeka selatan, jakpus, senin (17/3/2014).pihak pemprov memilih mencari investor baru setelah melihat tak ada perkembangan dalam penyesuaian perjanjian kerjasama (pks) baru dengan pt jm. karena masih dikaji, ahok belum mau membeberkan siapa calon investor pengganti pt jm untuk membangun transportasi baru bernama 'metro kapsul'.saat ini ahok telah memegang bisnis plan transportasi 'metro kapsul' tersebut. pada wartawan, ahok mengatakan transportasi ini lebih murah dan dapat dibuat di indonesia."kalau yang baru ini lebih baik dari pt jm. lebih murah. invesnya lebih murah. pak gubernur nggak ngomong (siapa inestornya) cuma nyuruh saya pelajari dulu. sudah ada business plan-nya di sini," ujar suami veronica tan ini.hingga saat ini belum ada penandatangan penyesuaian pks baru antara pt jm dan pemprov dki untuk kelanjutan monorel jakarta. dalam pks tersebut dicantumkan beberapa klausal baru dari pemprov dki. ahok mengatakan saat ini pks tersebut ada di tangan pt jm untuk dipelajari secara keseluruhan. awalnya dijanjikan akan ditandatangani pada akhir februari kemarin namun diundur hingga akhir maret nanti hingga saat ini pt jm masih menunggu hasil audit bpkp untuk nilai tiang yang menjadi utang pt jm pada pt adhi karya.ratusan mahasiswa di universitas samratulangi manado saling serang. belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. saksikan liputan lengkapnya dalam program "reportase malam" pukul 02.51 wib hanya di trans tv (bil/mad)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Post a Comment