, BATU - Warga Desa Junrejo menilai, pembangunan drainase di sebelah selatan sepanjang Jl Raya Junrejo tak sesuai usulan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat desa.Proyek yang dilaksanakan Dinas PU Pengairan dan Bina Marga itu, justru malah merusak sebagian jalan yang sebenarnya tidak masuk Musrembang. Belum diketahui, siapa rekanan yang mengerjakan proyek tersebut karena tidak ada papan petunjuk pelaksana.Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal mengungkapkan ada dua masalah akibat pengerjaan proyek tersebut. Jembatan kecil penghubung Jl Kumis dengan Jl Raya Junrejo yang bukan usulan warga malah dibongkar, lalu diganti dengan dril besi. Sekarang dril sudah rusak, dan warga kembali mengganti dengan kayu untuk menutupi kerusakan.Warga Junrejo sebenarnya menginginkan pemasangan dril di jembatan besar dan memotong jalan dekat dengan perlimaan. Tujuan pembuatan drainase dan dril di sana untuk memotong air hujan limpahan dari kawasan lebih tinggi, supaya sebagian air langsung ke sungai besar lewat jembatan tersebut. "Tapi dril (dan pembuatan drainase) tidak dilakukan. Tidak tahu, apa alasannya kok dipindah di sana (Jl Kumis-Jl Raya Junrejo),” tukas Andi, Minggu (24/8/2014). belum berhasil menghubungi Kepala Dinas PU Pengairan dan Bina Marga Kota Batu Iwan Sufrianto, karena ponselnya tidak bisa dihubungi.
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Post a Comment