![]() |
| Lihat Bocah Madrasah di Garut ini, Harus Nyebur ke Sungai untuk Bisa Sekolah |
di era reformasi ini ternyata masih ada bocah-bocah yang harus berjuang untuk bisa bersekolah. seperti yang dialami 40 orang siswa madrasah tsanawiyah almanar, kampung sakambangan, desa mekarwangi, kecamatan cibalong, kabupaten garut jawa barat.untuk bisa sekolah yang ada di seberang kampung, mereka harus rela turun ke sungai untuk menyebrangi sungai cibaluk selebar 70 meter. apa kabar pemkab garut dan pemprov jabar?menurut salah seorang siswa, cecep (13) jika musim hujan tiba, kondisi air sungai meluap, dia bersama puluhan orang siswa lainnya terpaksa tak sekolah, karena tidak ada jembatan penyeberangan dari kampung sakambanga ke kampung almanar."terpaksa tak sekolah karena kalau harus jalan keliling jauh sekali, para guru di sekolah juga sudah tahu, jadi nggak apa-apa ", ujarnya, rabu (15/1/2014) saat ditanya wartawan.beruntung hari ini, walaupun sering turun hujan kondisi air masih normal, sehingga sekitar 40 orang siswa madrasah tsanawiah bisa menyebrangi sungai dengan terlebih dahulu menanggalkan sepatu saat menyeberangi sungai."ya, kalau hari ini kedalaman sungai hanya selutut, jadi bisa menyeberang apalagi ada warga di sini juga ikut membantu menyeberangkan kami", ungkap cecep.perasaan khawatir takut terbawa hanyut air sungai sering muncul apalagi saat cuaca hujan . karena walaupun kedalaman air terlihat normal, namun terkadang volume air tiba-tiba membesar sehingga para siswa yang masih disungai segera naik kedaratan.next
halaman
1 2
next
ikuti berbagai informasi menarik hari ini di "reportase sore" trans tv pukul 16.30 wib (ndr/ndr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

No comments:
Post a Comment