Home » » Bisa Ketahuan, Tahanan KPK yang Sakit Betulan atau Bohongan

Bisa Ketahuan, Tahanan KPK yang Sakit Betulan atau Bohongan

Written By laso on Wednesday, 5 March 2014 | 18:58




Bisa Ketahuan, Tahanan KPK yang Sakit Betulan atau Bohongan
Bisa Ketahuan, Tahanan KPK yang Sakit Betulan atau Bohongan





komisi pemberantasan korupsi(kpk) mengingatkan para tahanan untuk tidak berpura-pura sakit agar bisa keluar sementara dari rumah tahanan. komisi antirasuah menjamin tak bakal bisa dibohongi.di kantor komisi yang ada di bilangan rasuna said, kuningan, jakarta selatan, itu juga sudah disediakan tim medis, yakni satu dokter umum dan dua perawat. perlengkapan medis ini sifatnya berupa pertolongan pertama dan diagnosa awal jika ada karyawan kpk ataupun tahanan yang mengeluh sakit. maka tak semua permintaan tahanan untuk bertemu dokter, terutama dokter pribadi, disetujui, kecuali memang sudah dinilai perlu. “kalau bisa diobati (di kpk) ya ditangani dulu. makanya itulah perlunya ada dokter, jadi kita cek apakah dia sakit benaran atau tidak," kata juru bicara kpk johan budi sapto prabowo ketika berbincang dengan detikcom di kantornya, senin (03/03).johan mengingatkan kalau si tahanan dirawat di rumah sakit tentunya juga di bawah pengawasan dokter. "kan enggak bisa juga dia sakit terus minta dirawat dan dia yang mutusin, gak bisa begitu, harus ada ada analisis medis,” ujarnya menjelaskan.
 
kondisi yang serupa berlaku untuk pemeriksaan rawat jalan. menurut johan, pihaknya pun selalu mengawal tersangka yang sakit dan harus pergi ke rumah sakit di luar kpk. “ya ditungguin sama penjaga. tapi enggak pas masuk ke dokter (pemeriksaaan), paling nunggunya di luar,” papar dia. johan pun hanya terkekeh menanggapi tudingan bahwa longgarnya lembaga tersebut dikhawatirkan akan dimanfaatkan tersangka untuk melakukan pertemuan dan siasat menghapus barang bukti. “kalau mau nemuin kan kenapa harus nunggu sakit. di (rumah sakit) situ lebih enggak bebas lagi (dibanding di rutan kpk yang ada cctv), ada dokter dan penjaga,” kata dia membeberkan.indonesia corruption watch (icw) dan pusat kajian antikorupsi (pukat) universitas gadjah mada (ugm) mengkhawatirkan masih ada longgarnya kpk dalam memberi izin tahanan yang berobat ke rumah sakit.next

halaman
1 2


next


simak berbagai informasi penting dan menarik di program "reportase sore" pukul 16.30 wib hanya di trans tv (brn/brn)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger