| Penurunan Kemiskinan, Indonesia Kalah Dari Vietnam |
anggaran pendapatan dan belanja negara (apbn) untuk 2013 ini dinilai gagal untuk bisa menurunkan kemiskinan masyarakat indonesia. sebab, postur apbn indonesia masih konvensional dan alokasinya hanya di bidang tertentu saja.dewan nasional seknas forum indonesia untuk transparansi anggaran (fitra) ahmad erani yustika menjelaskan alokasi apbn sejak dulu tidak mengalami perubahan. sehingga hal tersebut justru melupakan target penurunan angka kemiskinan masyarakat."apbn 2012 gagal turunkan angka kemiskinan. sebabnya alokasinya di situ-situ saja. begitu juga dengan apbn 2013 ini," kata erani saat konferensi pers di kantornya jakarta, jumat (4/1/2013).menurut erani, sejak lima tahun terakhir ini, apbn indonesia sudah menganggarkan dana untuk pengentasan kemiskinan masyarakat sebesar rp 460 triliun. namun berdasarkan angka badan pusat statistik (bps), angka kemiskinan indonesia hingga september 2012 hanya turun 0,3 persen. bahkan, erani juga menilai bahwa angka kemiskinan sejak 2002 hingga 2012 hanya turun 6 persen. sehingga rata-rata penurunan angka kemiskinan di masyarakat indonesia hanya sekitar 0,6-0,7 persen setiap tahun."angka itu kalah bila dibandingkan dengan vietnam," tambahnya.dalam periode yang sama yaitu pada 2002 hingga 2012, pemerintah vietnam berhasil memangkas angka kemiskinan dari 29,5 persen di 2002 menjadi hanya 11 persen di 2012. ini berarti dalam 10 tahun terakhir ada penurunan angka kemiskinan sebesar 18,5 persen atau 1,85 persen per tahun.dengan kondisi tersebut, maka pemerintah harus mengubah postur apbn khususnya dalam penciptaan lapangan kerja. sebab, penggelontoran apbn untuk penciptaan lapangan kerja juga masih minim. hal itu dibuktikan dengan pemerintah hanya mampu menciptakan 1,625 juta lapangan kerja baru di 2011.hal itu disebabkan dari setiap kenaikan 1 persen pertumbuhan ekonomi yang ternyata hanya mampu menyerap 250 ribu tenaga kerja. sedangkan di 2012, penciptaan lapangan kerja justru menurun menjadi hanya 180 ribu tenaga kerja, meski pertumbuhan ekonomi indonesia menjadi tertinggi kedua di asia setelah china."kualitas alokasi apbn ini harus dijaga ketat dan dialokasikan secara lebih baik. supaya target-target angka pemerintah seperti penurunan angka kemiskinan, pemerataan lapangan kerja hingga pemerataan pendapatan masyarakat bisa terjaga," tambahnya.
editor :
sumber: www.kompas.com
Post a Comment