Home » » Korban Mutilasi Tol Cikampek Sempat Dikira Daging Babi

Korban Mutilasi Tol Cikampek Sempat Dikira Daging Babi

Written By laso on Tuesday, 19 March 2013 | 20:16




Korban Mutilasi Tol Cikampek Sempat Dikira Daging Babi
Korban Mutilasi Tol Cikampek Sempat Dikira Daging Babi





aksi pembuangan potongan jasad darna sri astuti (32) di tol cikampek oleh benget situmorang (36) dan tini (39), sempat tepergok pengguna jalan yang lain.
namun, saksi tak menyangka potongan daging tersebut adalah potongan tubuh manusia.
"saya lihat ada yang buang daging dari angkot.
saya lihat warnanya putih, makanya saya pikir daging babi," ujar juhadi (31), warga tangerang, banten kepada wartawan, rabu (20/3/2013).
juhadi bersama rekannya, yusuf efendi (35) adalah dua orang saksi yang melihat aksi benget dan tini membuang satu per satu potongan jasad di tol cikampek, selasa (5/3/2013) pagi.
kala itu, juhadi dan yusuf hendak pergi bekerja dengan menumpang bus angkutan karyawan.
juhadi melanjutkan, setelah melihat pembuangan potongan daging itu, ia memberitahukan kepada yusuf.
yusuf-lah yang kemudian mencatat nomor polisi serta ciri-ciri khusus angkutan kota warna merah yang dikemudikan benget.
yusuf mengaku memang telah biasa mencatat jika ia menemukan sesuatu yang janggal di perjalanan.
juhadi yang menumpang angkutan karyawan perusahaannya mengaku sempat memberitahu sopir angkot, yang tak lain adalah benget, bahwa ada barang-barangnya yang jatuh.
namun, teguran juhadi dan yusuf sama sekali tak dihiraukannya.
benget masih menyuruh tini membuang jasad.
"kita masih enggak sadar sampai kita sudah di kantor, melihat berita di internet baru ngeh kalau itu korban mutilasi," ujar juhadi.
yusuf melanjutkan, ia dan juhadi pun langsung melakukan koordinasi dengan pimpinan di kantor.
melalui perangkat keamanan di perusahaannya, keduanya diarahkan melapor ke kepolisian sektor makasar.
mereka kemudian melanjutkan ke proses penyelidikan selanjutnya.
"besoknya, anggota polsek makasar datang ke kantor meriksa kita dari jam 16.
00 wib sampai jam 21.
00 wib.
eh, ternyata jam 20.
00 wib sudah tertangkap, bagus deh," ujar yusuf.
meski memiliki andil besar dalam terungkapnya kasus pembunuhan sadis tersebut, yusuf dan juhadi mengaku biasa-biasa saja.
menurutnya, sudah semestinya, masyarakat melaporkan fakta terkait gangguan keamanan di lingkungan.
dengan demikian, penegak hukum pun dapat melakukan langkah antisipasi agar situasi aman.










editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger