Home » , , , , , , , » Soal Harga BBM, DPR Tunggu Sikap Resmi Pemerintah

Soal Harga BBM, DPR Tunggu Sikap Resmi Pemerintah

Written By laso on Tuesday, 30 April 2013 | 17:51




Soal Harga BBM, DPR Tunggu Sikap Resmi Pemerintah
Soal Harga BBM, DPR Tunggu Sikap Resmi Pemerintah





dewan perwakilan rakyat masih menunggu sikap resmi dari pemerintah terkait rencana kenaikan bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi.
dpr tidak akan membahas rencana kenaikan harga bbm bersubsidi hingga pemerintah mengumumkan secara resmi.
"yang jelas kami menunggu pengumuman secara resmi dari pemerintah mengenai rencana kenaikan, dan setelah itu tentunya bagaimana sikap dari fraksi-fraksi akan menyikapi itu setelah ada kenaikan," ujar wakil ketua dpr pramono anung, di kompleks parlemen, selasa (30/4/2013).
pramono menjelaskan, jika dpr sudah mengambil sikap, tetapi pemerintah batal menaikkan harga bbm bersubsidi, akan membingungkan.
"prinsipnya nunggu pengumuman," ujar politisi pdi perjuangan ini.
wakil ketua dpr sohibul iman juga berpendapat sama.
menurutnya, dpr tak akan menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat terkait wacana kenaikan harga bbm ini.
"ya, kami menunggu sikap resmi pemerintah.
kami tidak ingin terus berwacana, kasihan rakyat bingung," kata sohibul.
seperti diberitakan, pemerintah akan membuat kebijakan satu harga bbm.
angka kenaikan masih dihitung.
hanya saja, dipastikan harga baru nantinya di bawah rp 6.
500 per liter.
sistem dua harga bbm dinilai akan sulit ketika diimplementasikan.
jika diterapkan satu harga, pemerintah akan memberikan kompensasi untuk rakyat miskin yang terkena imbas kenaikan harga bbm, salah satunya dalam bentuk uang tunai.
anggaran untuk berbagai program yang sudah ada seperti beras miskin dan beasiswa akan ditambah.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger