Home » » Kereta Api Pengangkut BBM Meledak di Kanada, Puluhan Gedung Rusak

Kereta Api Pengangkut BBM Meledak di Kanada, Puluhan Gedung Rusak

Written By laso on Sunday, 7 July 2013 | 07:22




Kereta Api Pengangkut BBM Meledak di Kanada, Puluhan Gedung Rusak
Kereta Api Pengangkut BBM Meledak di Kanada, Puluhan Gedung Rusak





sebuah kereta api tanpa pengemudi yang membawa muatan bahan bakar minyak anjlok saat melaju dala m kecepatan tinggi dan meledak di sebuah kota kecil kanada, sabtu (6/7/2013) dini hari waktu setempat.
ledakan kereta bermuatan bahan bakar ini mengakibatkan belasan gedung hancur dan sejumlah orang dikhawatirkan hilang.
tragedi itu terjadi pada pukul 01.
00 dini hari waktu setempat atau sekitar tengah hari di indonesia.
kereta api dengan 73 rangkaian itu melaju kencang memasuki kota lec-megantic, sebuah kota di tepu danau berpenduduk 6.
000 orang di perbatasan dengan negara bagian maine, as.
dalam kecepatan tinggi itu, kereta api naas tersebut tergelincir dan meledak.
sejumlah saksi mata mengatakan pusat kota lec-megantic sedang dipadati penduduk saat insiden itu terjadi.
empat tanki bertekanan tinggi yang berada dalam rangkaian kereta api itu meledak dan mengakibatkan bola api raksasa hingga beberapa ratus meter ke udara.
meski kepolisian setempat mengatakan belum bisa memastikan jumlah korban karena belum dapat mendekat ke lokasi ledakan, sebuah foto udara memperlihatkan kehancuran hebat di pusat kota kecil itu.
seorang petinggi perusahaan operator kereta naas itu montreal, maine & atlantic mengatakan, kereta api itu sebenarnya tengah berhenti di sebuah tempat yang agak jauh dari pusat kota dan tak ada satu orangpun di atas kereta api itu saat anjlok.
"kami belum bisa memastikan apa yang terjadi, namun masinis sudah melakukan prosedur yang benar.
dia sudah memarkir kereta itu dan menunggu penggantinya.
entah bagaimana, kereta api itu bergerak sendiri," kata wakil presiden bagian penjualan joseph r.
mcgonigle.
"terjadi kerusakan hebat di beberapa bangunan, namun kami belum mendapatkan informasi soal korban.
namun, kami yakin dalam insiden ini jatuh korban," tambah dia.
rel kereta api yang menjadi lokasi kecelakaan memang melintas di dekat sebuah bar yang populer di kalangan anak-anak muda.
yvon rosa, seorang saksi mata mengatakan, dia melihat kereta api itu terguling saat mencapai rel yang menikung.
"saya belum pernah melihat kereta api melintas secepat itu di pusat kota lac-megantic," kata rosa kepada radio kanada bahasa perancis.
"saya melihat rangkaian gerbong tergelincir keluar rel dan selanjutnya semua meledak.
dalam waktu singkat pusat kota sudah dilalap api," lanjut rosa.
sementara sejumlah penduduk mengatakan mereka mendengar lima atau enam ledakan keras dan setelah 12 jam salah satu gerbong kereta masih terbakar.
"banyak orangtua yang khawatir karena tidak bisa menghubungi anggota keluarga atau kerabat mereka," kata wali kota lac-megantic, collete roy-laroche.
"kami belum bisa memberikan informasi lebih banyak saat ini, karena petugas pemadam kebakaran belum bisa mendekat ke lokasi kecelakaan," lanjut wali kota.
lac-megantic terletak di sebelah timur provinsi quebec yang merupakan daerah wisata yang cukup populer, apalagi lokasinya sangat dekat dengan negara bagian maine dan vermont, as.








sumber :
reuters





editor : ervan hardoko




































berita terkait

jembatan penghubung seattle-kanada ambruk
"marshal" gp kanada tewas tergilas mobil derek
bantu wanita kanada kabur dari suami, dua wanita saudi dipenjara
banjir di kanada mengancam 100.
000 orang
tiga tewas terlanda banjir di kanada







topik pilihan:



krisis politik mesir



gempa aceh



bbm di android dan iphone



gebrakan jokowi-basuki



skandal suap impor daging sapi



wimbledon 2013











baca juga







pbb akan periksa catatan ham indonesia













caleg "dikuliti", itu risiko pejabat publik!













jelang ramadhan, makam uje "memerah"













goma, kota paling berbahaya di muka bumi













meskipun ramadhan, kpk janji tetap "speed up"


















































googletag.
display('div-gpt-ad-650961807517913993-2');





























terpopuler + indeks




1
andi nurpati: ada oknum demokrat dekati jokowi





2
golkar juga menunggu "anggukan" jokowi





3
merasa difitnah, sudi tuntut fahri hamzah minta maaf





4
mengapa megawati pilih sidarto gantikan taufiq kiemas?





5
jokowi atau bukan, tunggu kearifan bu mega.
.
.
























terbaru + indeks





kereta api pengangkut bbm meledak di kanada, puluhan gedung rusak









giliran bolivia tawarkan suaka politik untuk snowden









mohammed elbaradei ditunjuk menjadi pm interim mesir









kekerasan terus berlanjut di mesir, 36 tewas









boko haram serang sekolah, 42 orang tewas



























jumat, 5 juli 2013 | 19:38 wib

50 cent masuk pengadilan dengan tuduhan lakukan keketasan terhadap pacar








jumat, 5 juli 2013 | 15:31 wib

perusahaan tambang harus bayar kompensasi





- index berita -










index



polisi australia bongkar sindikat rumah bordil ilegal
rabu, 3 juli 2013 | 19:14 wib


menteri baru australia tolak komentari kemerdekaan papua
rabu, 3 juli 2013 | 14:48 wib


politisi australia beragama yahudi, bela pengambilan sumpah gunakan…
selasa, 2 juli 2013 | 16:35 wib





































































































news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.







































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "9",
articleid : "1053310",
nameutm : "internasional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/07/0204524.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://internasional.
kompas.
com/read/2013/07/07/0204524/kereta.
api.
pengangkut.
bbm.
meledak.
di.
kanada.
puluhan.
gedung.
rusak',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});







$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-7']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger