| Berkas Perkara Elda di Kejagung Belum Masuk Penuntutan |
salah satu tersangka kasus dugaan korupsi kredit bank jabar dan banten (bjb) ke pt cipta inti permindo (cip) yaitu elda devianne adiningrat belum masuk ke penuntutan. padahal kasus ini sudah ditangani kejagung sejak tahun 2013."belum, belum. kalau pelimpahan tahap pertama itu melalui kajian dulu namanya ekspose gelar perkara nah itu supaya gelar dulu," jampidsus widyo pramono di kejagung, jl sultan hasanuddin no 1, jakarta selatan, rabu (5/2/2014).widyo mengatakan, penyidikan ini masih dalam proses dan masih menunggu audit kerugian negara dari badan pengawasan keuangan dan pembangunan (bpkp)."yang jelas itu jalan, pemeriksaan jalan terus. nanti tanya ke dirdik (direktur penyidikan) saja ya. yang jelas itu jalan, pemeriksaan jalan terus," ucapnya.dalam kasus korupsi dugaan penyelewengan kredit modal yang merugikan negara rp 55 miliar ini, kejagung telah menetapkan enam tersangka. pertama, komisaris pt radina niaga mulia, elda deviane. perusahaan elda merupakan salah satu vendor yang menerima fasilitas kredit dari bank bjb.empat tersangka lainnya yakni direktur pt cip yudi setiawan, direktur komersial pt e farm bisnis indonesia deni pasha satari, manager komersial bjb cabang surabaya eri sudewa dullah, dan dirut pt e farm bisnis indonesia sekaligus karyawan pt sang hyang sri bernama dedi yamin. keempatnya ditetapkan sebagai tersangka sejak 22 januari 2013 lalu.satu tersangka lain adalah pimpinan pt bank jabar banten (bjb) cabang majalengka akhmad faqih yang ditetapkan sebagai tersangka pada 17 mei 2013. faqih yang sebelumnya sempat diperiksa sebagai saksi saat terjadi penyelewengan kredit modal dia menjabat sebagai pimpinan bank bjb cabang surabaya.jokowi kembali bertemu bupati bogor. namun warga cipayung menolak pembangunan waduk jika ganti rugi tak sesuai. simak liputan lengkapnya di reportase malam pukul 01.36 wib, hanya di trans tv (dha/fdn)
sumber: www[dot]detik[dot]com
Post a Comment