Home » » Anton Akui Pinjamkan Uang Rp 1 M

Anton Akui Pinjamkan Uang Rp 1 M

Written By laso on Tuesday, 26 August 2014 | 01:45




Anton Akui Pinjamkan Uang Rp 1 M
Anton Akui Pinjamkan Uang Rp 1 M






, BATU - Direktur PT Batu Wisata Resources (BWR), Dwi Martono Arlianto alias Anton akhirnya diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu sebagai tersangka dugaan korupsi Rp 2 miliar, Senin (25/8/2014).
Mantan komisioner KPU Kota Batu itu dicecar 25 pertanyaan oleh penyidik.Anton datang ke kantor Kejari didampingi pengacaranya, Makruf Syah sekitar pukul 08.00 dan baru selesai diperiksa sekitar pukul 11.30. Anton yang dua kali mangkir dari panggilan penyidik datang ke kantor Kejari mengenakan baju motif batik warna merah bercampur ungu.  Bersama pengacaranya, Anton naik mobil Honda CRV warna hitam dengan nomor polisi S 909 YU. Dia terlihat santai tapi enggan memberikan komentar terkait kasus yang menimpanya. Ketika ditanya jurnalis, ia minta supaya menanyakan langsung kepada penyidik karena yang mengundangnya.Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Kota Batu, Jendra Firdaus mengungkapkan, saat diperiksa, Anton sehat dan didampingi pengacaranya. Selama diperiksa, Anton kooperatif. Pada prinsipnya, ia menyampaikan bahwa BWR beraktifitas tidak lama (setelah berdiri 2010) dan dinyatakan rugi oleh akuntan public, sekarang vakum.Ia mengakui telah meminjamkan uang PT BWR kepada Abdul Latief sebagai pengelola Batu Tourism Centre (BTC) di Jl RA Kartini. “Yang pasti itu salah. Kalau BUMD melakukan itu sifatnya entah investasi atau masuk dalam program BWR. Yang pasti (peminjaman) di luar koridor program BWR,” terang Jendra.
BWR bergerak dibidang pariwisata, bukan pinjam meminjam atau layaknya koperasi simpan pinjam. Namun penyidik akan mendalami motivasi hingga membuat Anton meminjamkan uang tersebut.“Rencananya, Senin depan kami panggil lagi untuk pemeriksaan lanjutan. Selain itu, hari ini masih diperiksa tiga dari delapan karyawan BWR (Rahmat, Hendra, dan Guindra),” bebernya.Bagaimana dengan uang sisa Rp 1 miliar yang tidak dipinjamkan Anton? Menurut Jendra, sisa uang Rp 1 miliar dipakai untuk operasional, beli aset, penyewaan trail. “Tapi saya belum menguji sisanya itu, nanti saja. Nanti kami akan kroscek dan turun ke lapangan. Ada beberapa trail sifatnya leasing,” jelasnya.




Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger