| Unair Beri Gelar Profesor Kehormatan |
, SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya berencana memberikan gelar guru besar (profesor) kehormatan kepada Hak Hotta. Dia adalah kepala Direktur Pusat Riset Medisi Kobe University, Jepang.Penganugerahan guru besar kehormatan ini baru kali pertama dilakukan kampus tertua di Jatim ini.Wakil Rektor 1 Unair Prof Achmad Syahrani mengatakan, alasan pihaknya memberikan gelar profesor kehormatan ke Hotta karena pria asal Jepang ini sangat berjasa pada Unair. Terutama dalam pendirian Institute of Tropical Disease (Lembaga Penyakit Tropik) Unair."Beliau yang mandegani pendirian ITD sejak tahun 2000 dan sampai sekarang masih bekerjasama dengan kami,"terang Syahrani.Berkat jasa Hotta, ITD Unair telah mampu berprestasi dan diakui di dunia nasional dan internasional.Terakhir ITD Unair menerima anugerah Prayogasala sebagai lembaga riset terbaik se Indonesia.ITD Unair menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang mendapat penghargaan ini.Untuk mendapatkan penghargaan ini tidak mudah. ITD Unair harus mampu memenuhi 12 indikator kinerja, diantaranya pengembangan kelembagaan dan jejaring, publikasi ilmiah tingkat nasional dan internasional, paten dan HAKI, keaktifan untuk menjadi narasumber, serta jumlah kunjungan lembaga riset lain."Semua tahu selama ini ITD Unair mampu mengubah pandangan tentang penanganan penyakit. Kalau dulu peneliti dari luar negeri mengambil penyakitnya dari sini lalu menelitinya di sana. Sekarang kita sendiri sudah bisa meneliti dan memecahkan masalah yang kita hadapi sendiri,"kata guru besar Farmasi Unair.Diakui Syahrani, ide pemberian gelar guru besar kehormatan ke Hotta ini dari luar negeri karena di Indonesia tidak mengenal gelar profesor kehormatan. Dan belum ada aturannya mengenai hal itu. Termasuk konsekuensi dari pemberian gelar tersebut.Meski demikian, hal itu harus dilakukan Unair sebagai apresiasi kepada Hotta."Sebenarnya beliau tidak butuh gelar ini karena beliau sudah bergelar profesor dari Kobe University. Tetapi ini sebagai bentuk penghormatan kami terhadapnya,"tegasnya.Penyerahan gelar guru besar kehormatan kepada Hotta akan dilangsungkan pada tanggal 28 Agustus 2014 sebagai rangkaian Lustrum ke XII Unair. "Nanti beliau akan berorasi ilmiah menggunakan bahasa inggris,"tukasnya.
Penulis: Musahadah
Editor: Heru Pramono
Tweet
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Post a Comment