Home » » Warga Terdampak Penutupan Lokalisasi Semampir Belum Bersikap

Warga Terdampak Penutupan Lokalisasi Semampir Belum Bersikap

Written By laso on Saturday, 2 August 2014 | 21:30




Warga Terdampak Penutupan Lokalisasi Semampir Belum Bersikap
Warga Terdampak Penutupan Lokalisasi Semampir Belum Bersikap






, KEDIRI - Warga eks lokalisasi Semampir, Kota Kediri, Jawa Timur secara resmi masih belum bersikap terkait rencana penutupan kegiatan prostitusi terbesar di Karesidenan Kediri. Sikap resmi warga akan dikeluarkan setelah para pengelola Semampir kembali dari liburan Lebaran."Secara resmi warga masih belum memutuskan terkait rencana Pemkot Kediri menutup lokalisasi Semampir.
Kami masih menunggu warga lainnya kembali setelah liburan," ungkap salah satu pengelola tempat hiburan di eks lokalisasi Semampir kepada , Sabtu (2/8/2014).Dijelaskan, pengelola tempat hiburan di Semampir akan menentukan sikap setelah melakukan pertemuan yang dijadwalkan pekan depan.  Apalagi kompensasi yang ditawarkan Pemkot Kediri kepada warga terdampak juga masih belum jelas bentuknya.Salah satu permintaan warga Semampir sebelumnya, meminta pemkot memperbolehkan lahan yang ditempati warga saat ini dapat disertifikatkan. Selama ini warga hanya membayar sewa lahan milik pemkot.Selain itu warga juga meminta bagi warga terdampak ditutupnya lokalisasi Semampir mendapatkan pelatihan untuk alih profesi. Ada sekitar 500 warga yang bakal terdampak dari penutupan lokalisasi tersebut.Pemkot Kediri secara bertahap sudah mulai melakukan penutupan dengan menempatkan satu peleton personel gabungan di pintu masuk eks lokalisasi Semampir. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi kembalinya para PSK ke lokalisasi yang sebenarnya telah ditutup sejak 1998.Kabag Humas Pemkot Kediri Drs Djawadi menyebutkan, Petugas gabungan Satpol PP, kepolisian dan TNI memang sudah mulai siaga di Semampir. Petugas mengantisipasi kembalinya para PSK ke lokalisasi yang telah ditutup.Terkait pelatihan untuk alih  profesi bagi para PSK dan mucikari yang selama ini membuka usaha di Semampir bakal dilakukan secara bertahap. "Sesuai arahan dari Walikota, lahan di lokalisasi nanti akan dijadikan tempat wisata kuliner Kota Kediri," jelasnya.Namun terkait keinginan masyarakat untuk mensertifikatkan lahan milik Pemkot Kediri tidak bisa dipenuhi.
Selama ini warga penghuni lokalisasi hanya menyewa lahan yang membayar biaya sewa setiap tahun.Langkah penutupan sendiri dilakukan karena Pemkot Kediri berdalih menegakkan perda yang telah dikeluarkan dimasa pemerintahan Wali Kota Kediri Drs H Achmad Maschut pada 1998. "Semampir khan sudah resmi ditutup, pemkot hanya menegakkan perda penutupan saja," tambahnya.Sejauh ini kata Djawadi, masih belum ada penolakan dari para warga terdampak terkait penutupan lokalisasi. Pemkot Kediri masih belum memasang tanda-tanda atau plakat yang terkait dengan penutupan lokalisasi Semampir. Sehingga warga masih tetap beraktifitas seperti sedia kala. Pantauan , keramaian di komplek lokalisasi juga mulai menggeliat.



Terkait#Lokalisasi Semampir, Kediri


Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger