Berita Terbaru
Showing posts with label Bendung. Show all posts
Showing posts with label Bendung. Show all posts

Malam Ini, Bendung Katulampa Bogor Siaga III

Written By laso on Friday, 24 January 2014 | 00:28




Malam Ini, Bendung Katulampa Bogor Siaga III
Malam Ini, Bendung Katulampa Bogor Siaga III





banjir di sejumlah titik di jakarta perlahan mulai surut dan sebagian besar wilayah sudah kering. status bendung katulampa bogor malam ini pun siaga iii.hal ini berdasarkan data yang disiarkan badan penanggulangan banjir daerah (bpbd) dki pada pukul 20.00 wib, kamis (23/1/2014). ketinggian air di katulampa mencapai 80 cm. sementara di pintu air depok ketinggian air juga siaga iii dengan ketinggian air 220 cm.ketinggian air di pintu air karet mencapai 530 cm, pintu air krukut hulu 100 cm dengan status siaga iv. untuk pintu air pesanggrahan tercatat ketinggian air mencapai 110 cm berstatus siaga iv.status pintu air siaga iv juga diterapkan di pintu air pasar ikan dengan ketinggian permukaan air 134 cm, cipinang hulu permukaan air 100 cm, sunter hulu ketinggian air 70 cm, dan pulogadung setinggi 415 cm.ketinggian air di pintu air waduk pluit mengalami penurunan dan di pintu air angke hulu 195 cm atau siaga iii.lantaran belum juga mendapatkan bantuan, ratusan warga korban banjir di indramayu memblokir jalur pantura dan terlibat kericuhan dengan polisi. simak liputan lengkapnya hanya di reportase malam pukul 01.40 wib, hanya di trans tv (vid/rmd)
sumber: www[dot]detik[dot]com

CCTV di Bendung Katulampa Rusak, Pemantauan Air Dilakukan Manual

Written By laso on Wednesday, 16 January 2013 | 05:47




CCTV di Bendung Katulampa Rusak, Pemantauan Air Dilakukan Manual
CCTV di Bendung Katulampa Rusak, Pemantauan Air Dilakukan Manual





Detik satu dari dua kamera circuit close television (cctv) yang terpasang di mercu bendung katulampa, yang berfungsi untuk memantau ketinggian air sungai ciliwung rusak. kerusakan tersebut sudah terjadi sejak 2 bulan yang lalu yakni bulan november 2012."sekarang sedang dalam perbaikan, tapi tidak tahu kapan selesainya," ungkap petugas bendungan katulampa, andi sudirman, saat ditemui di bendung katulampa, rabu (16/1) siang.andi mengatakan cctv yang rusak berfungsi untuk memantau pergerakan ketinggian air ciliwung. cctv yang rusak tersebut terpasang dan mengarah ke mercu atau tiang pengukur ketinggian air sungai ciliwung. akibat kerusakan tersebut, petugas bendung katulampa harus memantau secara manual dan mendatangi mendatangi tiang pengukur ketinggian air (mercu) untuk melihat kondisi permukaan sungai ciliwung."sebelumnya untuk memantau ketinggian air cukup dilihat di layar cctv aja, sehingga kita bisa langsung melaporkan ke pihak terkait. tapi sejak cctv nya rusak, setiap satu jam kita harus melihat langsung ke mercu bendung," kata andi.sementara saat ini yang masih berfungsi hanya satu cctv yang dipasang di pos pemantau dan mengarah ke bendungan katulampa. menurutnya, di bendung katulampa terdapat empat cctv. namun dua dari empat cctv yang terpasang merupakan milik pt telkom dan tidak terkoneksi ke pos pemantauan bendung katulampa.tidak hanya cctv, koneksi internet yang memungkinkan masyarakat umum mengakses ketinggian ciliwung di bendung katulampa dalam kondisi riil melalui situs balai pendayagunaan sumber daya air (bpsda) jawa barat, juga rusak. bahkan, kerusakan serupa juga terjadi pada sistem informasi ketinggian air ciliwung bisa diakses melalui pesan singkat. (trq/trq)
sumber: www.detik.com

Banjir di Bendung Bekasi, Aliran Air Minum Pelanggan Aetra Terganggu




Banjir di Bendung Bekasi, Aliran Air Minum Pelanggan Aetra Terganggu
Banjir di Bendung Bekasi, Aliran Air Minum Pelanggan Aetra Terganggu





Detik hujan besar di kawasan jabodetabek ternyata berefek pada aliran air minum warga jakarta yang ditangani aetra. debit aliran air minum pada pelanggan aetra malah mengecil. kok bisa?"plg yth aliran air terganggu saat ini dmpk pengalihan air baku dipintu air bendung bekasi akibat banjir. mhn maaf atas ydk kenyamanannya. info hub.8690999" demikian sms yang diterima pelanggan aetra pagi ini.ketika dikonfirmasi, aetra melalui corporate comunication rika anjulika membenarkan debit air minum terus menurun sejak selasa (15/1/2013) malam pukul 20.00 wib hingga puncaknya pukul 08.00 wib. menurut rika, pengurangan debit air minum aetra ini terjadi karena curah hujan di bekasi tinggi. sedangkan di kali bekasi sedang ada pekerjaan siphon atau pembuatan saluran di bawah kali untuk konsentrasi jalur air ke arah jakarta. "karena pembuatan siphon memakan badan kali atau sungai, aliran air yang tinggi mudah meluap. untuk menghindari dampak banjir pada masyarakat bekasi dan sekitarnya, perum jasa tirta (pjt) ii mengurangi air ke laut. pjt ini kaya buah simalakama, kalau mendiamkan saja banjir ke warga-warga sekitar, dampaknya cukup besar. nah kemudian yang dia kurangi itu berdampak ke jakarta, termasuk yang ke kalimalang," jelas rika ketika dihubungi hari ini.aetra menggunakan sumber air baku yang berasal dari waduk jatiluhur yang dikelola oleh pjt ii, yang dialirkan ke jakarta melalui saluran terbuka kanal tarum barat (kali malang). pengurangan air oleh pjt ii itu termasuk berdampak ke debit air aetra. sehingga debit air minum yang dialirkan ke aetra berkurang."aturan itu harusnya seimbang ya, tapi nggak tahu kenapa, airnya terlalu besar dampak hujan deras. sehingga mengurangi cukup signifikan ke air kita," jelas dia.nah, sejak pukul 14.00 wib ini, sudah mulai pulih. sedianya, 79 persen atau setara 144 kelurahan di jakarta timur dan utara pelanggan aetra tak mendapatkan debit air minum, siang ini sudah menurun sekitar 57 persen atau sekitar 55 persen."kami berupaya untuk nanti sekitar 7 sampai 12 jam dari pukul 14.00 wib siang ini, kami berupaya normal kembali," kata rika.sebagai kompensasi pada para pelanggan, aetra berupaya mengirimkan 8-11 truk tangki air bersih berkapasitas 5 ribu liter, terutama ke rumah sakit dan rumah ibadah. "tadi sudah ke rs uki dan cijantung dulu. kalau ke perkampungan mungkin bisa koordinasi ke rt-nya masing-masing," kata rika. (nwk/mad)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger