Berita Terbaru
Showing posts with label Gempa. Show all posts
Showing posts with label Gempa. Show all posts

Presiden Tinjau Lokasi Gempa di Aceh Tengah

Written By laso on Tuesday, 9 July 2013 | 16:51




Presiden Tinjau Lokasi Gempa di Aceh Tengah
Presiden Tinjau Lokasi Gempa di Aceh Tengah





presiden susilo bambang yudhoyono meninjau lokasi bencana gempa aceh di kabupaten aceh tengah, selasa (9/7/2013).
    kepala negara meninggalkan bandara halim perdanakusuma, jakarta, selasa sekitar pukul 06.
00 wib dan tiba di bandara malikussaleh, aceh, sekitar pukul 09.
20 wib.
    setibanya di aceh, presiden yudhoyono beserta rombongan menuju desa rejewali, kecamatan ketol, kabupaten aceh tengah.
    pada rapat kabinet paripurna, senin (8/7/2013), yang membahas mengenai penanganan bencana, presiden yudhoyono telah menyampaikan niatnya untuk meninjau lokasi bencana di aceh.
   "saya simpulkan bahwa langkah-langkah pascatanggap darurat terus dilakukan.
proses rekonstruksi lebih cepat dan lebih baik," kata presiden.
    dalam rapat kabinet yang juga dihadiri oleh wakil presiden boediono tersebut, presiden mengatakan secara rutin berkomunikasi dan mendapat laporan dari satuan tugas yang bertugas di aceh.
    sementara itu pada akhir pekan, tim staf khusus presiden telah mengunggah informasi mengenai rencana kunjungan presiden itu di akun jejaring sosial twitter presiden yudhoyono, @sbyudhoyono.
    "presiden sby pelajari laporan gempa aceh.
pada 9 juli 2013, beliau akan tinjau pusat bencana di kabupaten bener meriah, aceh," menurut keterangan dalam akun tersebut yang menyertasi sebuah foto presiden tengah berada di meja kerjanya.
    menurut informasi dari wartawan antara di bener meriah, presiden  yudhoyono dijadwalkan berdialog dengan korban gempa dan meninjau langsung lokasi bencana terparah di kecamatan ketol, kabupaten aceh tengah.
    komandan posko terpadu bencana aceh tengah dan bener meriah kol inf hipdizah di redelong menyatakan kepala negara akan mendarat di bandara malikussaleh, kota lhokseumawe kemudian melanjutkan perjalanan ke bener meriah dengan helikopter.
    kecamatan ketol merupakan kawasan terparah akibat gempa berkekuatan 6,2 skala richter pada selasa (2/7/2013), karena hampir 90 persen rumah penduduk rusak parah.
     dua desa di kecamatan yang berada di lereng gunung, yakni desa bah dan serempah, longsor yang mengakibatkan rumah dan tanah menutup sungai di bawahnya.








sumber :
antara





editor : kistyarini




































berita terkait

warga bireuen kumpulkan rp 1 miliar untuk korban gempa
22.
135 korban gempa aceh tinggal di pengungsian
sepekan pascagempa, presiden akan pantau langsung kondisi aceh
pemerintah bantu bangun rumah korban gempa aceh
372 sekolah rusak berat akibat gempa tanah "gayo"







topik pilihan:



krisis politik mesir



kecelakaan pesawat asiana airlines



arsenal asia tour 2013



gebrakan jokowi-basuki



skandal suap impor daging sapi



gempa aceh











baca juga







bupati punya dua istri, jabatan ketua pkk jadi sengketa













cek hasil sbmptn 2013 di "kompas.
com", yuk!













antara hisab, rukyat, dan bulan sabit













pakistan dinilai gagal tangani bin laden













harimau diusir, 5 pencari kayu diselamatkan


















































googletag.
display('div-gpt-ad-545517159652763196-2');





























terpopuler + indeks




1
kabar jokowi pamit "nyapres", basuki: kalian mau tahu saja





2
din: perbedaan awal puasa, pemerintah jangan ikut campur





3
basuki: enak saja jalan di jakarta disewakan





4
jokowi: sudah, jangan goda-godain saya.
.
.






5
cerita jokowi mengecoh pengawal dishub























terbaru + indeks





presiden tinjau lokasi gempa di aceh tengah









empat kecamatan di sampang tolak blsm









372 sekolah rusak berat akibat gempa tanah "gayo"









harimau diusir, 5 pencari kayu diselamatkan









koni magelang dapat hibah rp 2,25 miliar























































































[x] close


























news





ekonomi


bola


tekno


entertainment


otomotif


health


female


travel


properti


foto


video


forum


kompasiana




















about


advertise with us
policy
site map
career
contact us
pedoman media siber


©2008 - 2013 pt.
kompas cyber media (kompas gramedia).
all rights reserved.







































!function(d,s,id){var js,fjs=d.
getelementsbytagname(s)[0];if(!d.
getelementbyid(id)){js=d.
createelement(s);js.
id=id;js.
src="https://platform.
twitter.
com/widgets.
js";fjs.
parentnode.
insertbefore(js,fjs);}}(document,"script","twitter-wjs");


window.
___gcfg = {
lang: 'id'
};
(function() {
var po = document.
createelement('script'); po.
type = 'text/javascript'; po.
async = true;
po.
src = 'https://apis.
google.
com/js/plusone.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(po, s);
})();




//



$(function() {
var c = true;
$("#mykompas_like").
click(function () {
if (c) {
var n = $(this);
$("#myk-err").
remove();
if (! $("a#myk-ldr").
length) {
n.
parent().
append(' ')
}
c = false;
$.
getjson("http://" + document.
domain + "/services/mykompas/like/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&jsoncallback=?", function (p) {
if (p && p.
status == 1) {
n.
parents("div:eq(0)").
html(' berita telah terpilih')
} else {
$("#myk-ldr").
remove();
var o = ' proses gagal, coba kembali';
n.
parent().
append(o)
}
c = true;
$("#myk-ldr").
remove()
})
}
return false;
});
$(".
twitter").
click(function () {
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
//$(".
twitter-share-button").
load(function () {
// $(this).
contents().
find(".
btn").
live("click", function () {
// $.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareontwitter/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + location.
href + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
// });
//});
fb.
event.
subscribe('edge.
create', function(response) {
console.
log(response);
$.
getjson("http://api.
my.
kompas.
com/panel/shareonfacebook/?title=" + escape(document.
title.
replace(" - kompas.
com", "")) + "&url=" + response + "&app_id=kompascom&app_key=k01sbbdjweri938x&jsoncallback=?");
});
});






jquery(document).
ready(function ($) {
$("#putartbox").
kompasartbox({
siteno : "1",
sectionid : "2",
articleid : "1053722",
nameutm : "regional",
nameid : "sartbox",
prevpermalink : "2013/07/09/1144562.
xml"
});
$.
ajax({
type:'get',
url:'http://api.
sharedcount.
com/?url=http://regional.
kompas.
com/read/2013/07/09/1144562/presiden.
tinjau.
lokasi.
gempa.
di.
aceh.
tengah',
datatype:'json',
beforesend: function(){
$(".
social-fb-count").
html('');
$(".
social-twitter-count").
html('');
},
success:function(result){
//console.
log(result.
facebook.
total_count);
if(result != null || result != undefined || result != '')
{
$(".
social-fb-count").
html(result.
facebook.
total_count);
$(".
social-twitter-count").
html(result.
twitter);
}
else
{
$(".
social-fb-count").
html(0);
$(".
social-twitter-count").
html(0);
}
}
});
});





$(function() {
$('a#btnansweroriginal').
live('click', function(){
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/answer/',
type: 'post',
data: $('form#quiz_form').
serialize(),
success: function(result) {
$.
fancybox(result.
status);
}
});
return false;
});

$('#btnlogin').
live('click', function(){
var username = $('#username').
val();
var password = $('#password').
val();
$.
ajax({
url: 'http://news.
kompas.
com/quiz/login/',
type: 'post',
data: $('form#login_form').
serialize(),
success: function(result) {
if(result.
status == 1){
window.
location.
href = result.
output;
}else{
$.
fancybox(result.
output);
}
}
});
return false;
});

$("a#status_quiz").
fancybox({
"width" : '0',
"height" : '0',
"autoscale" : false,
"transitionin" : "none",
// "transitionout" : "none"
});
if(($("#tabbing_tabs").
length > 0)) {
var countries=new ddtabcontent("tabbing_tabs");
countries.
setpersist(true);
countries.
setselectedclasstarget("link");
countries.
init();
}
});







$(function() {
$("a.
fn_register").
fancybox ({
'width' : 700
, 'height' : 550
, 'autoscale' : true
, 'transitionin' : 'over'
, 'transitionout' : 'over'
, 'type' : 'iframe'
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
$('a.
fn_login').
fancybox({
'autoscale': true
, 'transitionin': 'over'
, 'transitionout': 'over'
, 'type': 'iframe'
, 'width': 330
, 'height': 300
, 'titleshow' : false
, 'shownavarrows' : false
});
});








var _gaq = _gaq || [];
_gaq.
push(['a.
_setaccount', 'ua-3374285-20']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['a.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['b.
_setaccount', 'ua-3374285-1']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['b.
_trackpageloadtime']);
_gaq.
push(['d.
_setaccount', 'ua-9341640-16']);
_gaq.
push(['d.
_setdomainname', 'auto']);
_gaq.
push(['d.
_setallowlinker', true]);
_gaq.
push(['d.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['d.
_trackpageloadtime']);


_gaq.
push(['c.
_setaccount', 'ua-3374285-6']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageview']);
_gaq.
push(['c.
_trackpageloadtime']);


(function() {
var ga = document.
createelement('script'); ga.
type = 'text/javascript'; ga.
async = true;
ga.
src = ('https:' == document.
location.
protocol ? 'https://ssl' : 'http://www') + '.
google-analytics.
com/ga.
js';
var s = document.
getelementsbytagname('script')[0]; s.
parentnode.
insertbefore(ga, s);
})();









//









sumber: www[dot]kompas[dot]com

Gempa Aceh, BNPB: 36 Meninggal dan 8 Orang Masih Hilang

Written By laso on Saturday, 6 July 2013 | 21:59




Gempa Aceh, BNPB: 36 Meninggal dan 8 Orang Masih Hilang
Gempa Aceh, BNPB: 36 Meninggal dan 8 Orang Masih Hilang





korban meninggal dunia akibat gempa aceh bertambah. data terakhir dari badan nasional penanggulangan bencana (bnpb), jumlah korban meninggal kini mencapai 36 orang."jumlah korban meninggal 36 orang, yaitu 9 orang di bener meriah dan 27 orang di aceh tengah. 8 orang dinyatakan hilang di aceh tengah," kata kepala pusat data informasi dan humas bnpb sutopo purwo nugroho dalam siaran pers, sabtu (6/7/2013).8 orang yang hilang tersebut diperkirakan tertimbun longsor di desa serampah kec. ketol aceh tengah. saat gempa, terjadi longsor sepanjang 500 meter di tepi sungai dengan kedalaman sekitar 100 meter. "11 rumah dan 1 poliklinik hilang tertimbun longsor. pencarian dan penyelamatan korban terus dilakukan," tambah sutopo.sedang di bener meriah, daerah terdampak meliputi 5 kecamatan dari 10 kecamatan. diketahui juga 23 orang mengalami luka berat dan masih dirawat di rumah sakit, di mana 4 orang dirujuk ke rs lhokseumawe dan 4 orang ke rs banda aceh. "jumlah pengungsi 3.618 orang. terdapat 533 rumah rusak berat, 252 rumah rusak ringan, dan 6 fasilitas umum rusak," terangnya.di aceh tengah, daerah yang terdampak 12 kecamatan dari 14 kecamatan. kerusakan di aceh tengah lebih berat dibandingkan di bener meriah. 40 orang masih dirawat di rumah sakit, di mana 1 orang dirujuk ke rs banda aceh. "data sementara pengungsi 12.505 orang. 5.516 rumah rusak berat, 2.750 rumah rusak sedang, dan 5.596 rumah rusak ringan. terdapat 557 fasilitas umum rusak seperti puskesmas, sekolah, masjid, mushola dan kantor pemda. aliran listrik belum sepenuhnya pulih, baru 80%," urainya.untuk penanganan darurat gempa ini dikerahkan 802 personil tni, 676 personil polri, dan ratusan personil dari bnpb, bpbd, basarnas, pmi, tagana, rapi, skpd, relawan dan lainnya.bahaya mengintai dibalik gurihnya keripik ceker. saksikan penelusurannya di reportase investigasi pukul 17.00 wib, hanya di trans tv. (edo/ndr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Rumah Korban Gempa Aceh Segera Direhabilitasi

Written By laso on Friday, 5 July 2013 | 23:59




Rumah Korban Gempa Aceh Segera Direhabilitasi
Rumah Korban Gempa Aceh Segera Direhabilitasi





palang merah indonesia (pmi) telah memberikan bantuan untuk korban gempa di kabupaten bener meriah dan aceh tengah. bersama badan nasional penanggulangan bencana (bnpb), pmi juga akan merehabilitasi rumah tinggal para korban.hal itu disampaikan ketua umum palang merah indonesia (pmi) jusuf kalla saat ditemui usai mengujungi lapas sukamiskin bandung jalan ah nasution, jumat (5/7/2013)."pmi sudah mengirimkan bantuan. selimut, makanan, air dan dokter sudah semua. yang paling dibutuhkan ya itu," ujar jk.setelah bantuan kebutuhan darurat seperti itu, pemerintah akan merehabilitasi rumah korban yang rusak. "setelah ini rehabilitasi rumah, lewat bnpb dan pemerintah daerah," katanya.namun berapa total rumah yang akan direhabilitasi jk mengaku tidak tahu. "anggarannya berapa juga tidak tahu," aku jk.bantuan lainnya yang akan diberikan yaitu pendampingan psikolog untuk korban yang mengalami stress atau trauma akibat kejadian tersebut. "psikolog juga dikirim untuk yang stress kan itu," katanya.guru agama di sekolah dasar cabuli belasan muridnya. nantikan informasi selengkapnya di "reportase malam", pukul 01.40, wib hanya di transtv (tya/ndr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Gempa 7,0 Magnitude Guncang Kolombia

Written By laso on Sunday, 10 February 2013 | 05:35




Gempa 7,0 Magnitude Guncang Kolombia
Gempa 7,0 Magnitude Guncang Kolombia





gempa bumi berkekuatan 7,0 magnitude mengguncang kolombia selatan, sabtu (9/2/2013) waktu setempat. demikian laporan us geological survey (usgs).gempa tersebut terjadi di kedalaman 129 kilometer (80 mil), dan berlokasi 11 kilometer (7 mil) di barat daya dari pasto, kolombia dan 168 kilometer (104 mil) barat daya dari kota popayan, kata usgs.meskipun demikian, pacific tsunami warning center di hawaii mengatakan bahwa peristiwa itu tidak menyebabkan tsunami yang sifatnya destruktif. 






sumber :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Kerugian Gempa di Aceh Lebih dari Rp 36 Miliar

Written By laso on Wednesday, 23 January 2013 | 22:52




Kerugian Gempa di Aceh Lebih dari Rp 36 Miliar
Kerugian Gempa di Aceh Lebih dari Rp 36 Miliar





pemerintahan kabupaten pidie, aceh, mengatakan bahwa kerugian materi dan non-materi akibat gempa tektonik yang mengguncang aceh pada selasa lalu, diperkirakan mencapai rp 36 miliar.pemerintah daerah kabupaten pidie juga menetapkan masa tanggap darurat bencana pascagempa untuk kawasan yang terkena dampak gempa di tiga kecamatan, yakni kecamatan tangse, kecamatan mane dan kecamatan geumpang.kepala badan penanggulan bencana daerah (bpbd) pidie apriadi mengatakan, pemkab pidie menetapkan masa tanggap darurat bencana selama tujuh hari, dari rabu (23/1/2013) hingga 28 januari mendatang. pada masa tanggap darurat ini, sebut apriadi, pemerintah akan berfokus pada pembangunan hunian sementara, pelayanan kesehatan, dan penyaluran bantuan makanan."jadi selama masa tanggap darurat itu, kita akan fokus untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang rusak, selain itu juga menyalurkan semua kebutuhan logistik kepada warga korban bencana," kata apriadi, kamis (24/1/2013).tim penanggulangan bencana juga menetapkan untuk membuat titik pengungsian bagi warga kecamatan mane, karena belum adanya aliran listrik ke desa-desa di kawasan tersebut. sebanyak 193 warga akan menempati tenda-tenda yang dibangun di tiga titik, untuk tempat tinggal sementara ini."jadi akibat gempa ini sampai sekarang desa-desa di mane masih terputus aliran listriknya, sehingga tidak memungkinkan bagi mereka untuk berdiam di bekas-bekas reruntuhan rumah. selain itu sebagian rumah memang hancur total, warga pun masih trauma akibat gempa susulan yang masih dirasakan, walau intensitasnya sudah berkurang," sebut apriadi.berikut data kerusakan akibat gempa darat, 6,0 sr dan 5,1 sr yang melanda aceh, selasa (22/1/2013): korban meninggal  (1 orang), korban (15 orang),  rumah rusak berat (84 unit), rumah rusak ringan (142 unit), sarana publik dan pemerintahan (12 unit), sarana ibadah (17 unit), fasilitas pendidikan (20 unit).









editor :
sumber: www.kompas.com

230 Gempa Besar Terjadi Selama 2012

Written By laso on Sunday, 30 December 2012 | 23:48




230 Gempa Besar Terjadi Selama 2012
230 Gempa Besar Terjadi Selama 2012





jakarta, kompas.com - sebanyak 230 gempa besar, bermagnitud di atas 5 terjadi selama tahun 2012. salah satu kejadian gempa besar adalah gempa besar simeulue bermagnitug 8,8 dan 8,5 pada 11 april 2012 lalu. demikian diungkapkan widjo kongko, koordinator tsunami research group (trg) badan pengkajian dan penerapan teknologi (bppt) lewat surat elektronik kepada kompas.com, minggu (30/12/2012). ia memberikan evaluasi kejadian kegempaan selama tahun 2012.dari sejumlah kejadian gempa tersebut, prosentase kejadian di wilayah sumatera adalah yang terbesar, 40 persen dari total kejadian. selanjutnya, diikuti wilayah papua-maluku (38 persen), sulawesi-nusa tenggara (14 persen) dan jawa (8 persen).berdasarkan kekuatannya, gempa di atas magnitud 6 ada 20 kejadian sementara di atas magnitud 7 sebanyak 4 kejadian. gempa sangat besar dengan magnitud lebih dari 8 terjadi 2 kali dalam hari yang sama, yaitu di simeulue pada 11 april 2012.ada dua mekanisme terjadinya gempa. berdasarkan mekanismenya, gempa paling banyak diakibatkan sesar geser, sebanyak 60 persen, sementara yang diakibatkan sesar naik 30 persen. gempa sebagian besar terjadi di wilayah dangkal, kedalaman kurang dari 70 km.widjo mengatakan, "mekanisme gempa yang dapat menimbulkan tsunami prosentasenya masih cukup tinggi." suatu gempa berpotensi menimbulkan tsunami jika memiliki mekanisme sesar naik dan terjadi pada kedalaman dangkal.menurut widjo, kecenderungan prosentase di masa yang akan datang biasanya tidak berubah. "hanya magnitud, lokasi dan lokasinya saja yang belum bisa ditentukan secara definitif, sehingga program mitigasi perlu ditingkatkan terutama di daerah rawan bencana."kesiapsiagaan masyarakat yang hidup di daerah rawan bencana juga berperan besar dalam mengurangi risiko bencana. perlu pula kesiapan infratruktur untuk mitigasi di wilayah yang rawan gempa dan tsunami.









sumber: www.kompas.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger