Berita Terbaru
Showing posts with label Ribuan. Show all posts
Showing posts with label Ribuan. Show all posts

Normalisasi Ciliwung, Ribuan Warga Jaksel Akan Direlokasi

Written By laso on Wednesday, 20 March 2013 | 00:42




Normalisasi Ciliwung, Ribuan Warga Jaksel Akan Direlokasi
Normalisasi Ciliwung, Ribuan Warga Jaksel Akan Direlokasi





ribuan rumah warga di bantaran sungai ciliwung di area jakarta selatan akan direlokasi untuk memperlancar pelaksanaan normalisasi sungai tersebut.
hal tersebut disampaikan pelaksana tugas wali kota jakarta selatan syamsuddin noor dalam acara paparan musyawarah perencanaan pembangunan(musrenbang) 2014, rabu (20/3/2013) di kantor wali kota jakarta selatan.
menurut syamsuddin, dari pendataan yang sudah dilakukan, terdapat 4.
932 bangunan yang terkena imbas dalam trase normalisasi sungai ciliwung.
"itulah yang merupakan lokasi kumuh dan kebanyakan pembangunannya ilegal," kata syamsuddin.
di wilayah jakarta selatan, ada empat kecamatan yang dilalui sungai ciliwung, yaitu jagakarsa, pasar minggu, pancoran, dan tebet.
rencana pelebaran sungai ciliwung akan mencapai 65 meter dan sudah pasti rumah yang berada di bantarannya akan direlokasi.
syamsudin mengatakan, nantinya untuk urusan pembebasan lahan akan menjadi kewenangan badan pertanahan nasiional, sedangkan infrastruktur dikerjakan oleh kementerian pekerjaan umum.
"kewenangan utama kita hanya pendataan dahulu," ujar syamsuddin.
gubernur dki jakarta joko widodo menjadikan normalisasi beberapa sungai di jakarta sebagai kebijakan prioritas sebagai upaya penanggulangan banjir di jakarta.
selain normalisasi sungai, jokowi juga melakukan normalisasi waduk, seperti yang dilakukan di waduk pluit di mana ribuan warga di sekitarnya direlokasi ke rumah susun di marunda, jakarta utara.










editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Ribuan Itik di Sukoharjo Mati Terserang AI

Written By laso on Thursday, 10 January 2013 | 22:40




Ribuan Itik di Sukoharjo Mati Terserang AI
Ribuan Itik di Sukoharjo Mati Terserang AI





Detik di sukoharjo unggas jenis itik banyak ditemukan mati secara tidak wajar. dalam dua pekan terakhir tercatat telah ribuan ekor itik mati. setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas, dipastikan bahwa penyebab kematian adalah virus h5n1 atau flu burung.di desa bugel, polokarto, misalnya, ribuan itik ditemukan mati. setiap hari, dalam dua pekan terakhir, para pemilik ternak mengeluhkan banyaknya itik siap jual yang mati. gejalanya serupa, yaitu menderita sakit di bagian kepala dan kebutaan, kemudian itik itu seperti merasakan kesakitan yang sangat hingga membentur-benturkan kepalanya hingga mati."sudah lebih dari 150 ekor itik piaraan saya mati. kami sudah berusaha mengobatinya dengan berbagai cara, termasuk diberi obat sakit kepala, namun tetap saja tidak tertolong. semuanya itik siap jual. rata-rata satu ekor itik seharga rp 50 ribu," ujar kanti, salah satu peternak itik di desa bugel, jumat (11/1/2013).hari ini, petugas dari dispertan kabupaten sukoharjo turun tangan untuk mengetahui penyebab matinya unggas piaraan warga tersebut. hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas menyebutkan bahwa penyebab kematian ribuan itik itu adalah terjangkit virus h5n1, penyebab flu burung."kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap itik yang sehat maupun yang sudah terjangkit. dari pemeriksaan yang kami lakukan, unggas yang sakit terkena virus h5n1. untuk mengantisipasi penyebaran lebih luas, kami telah menekankan kepada peternak agar segera memisahkan itik yang masih sehat," ujar drh ngatmini, petugas dari dispertan sukoharjo.petugas juga melarang keras itik yang telah terjangkit untuk dijual atau dikonsumsi. itik itu harus segera dimusnahkan dengan cara disembelih dan dibakar secara dilokalisir di tempat yang telah ditentukan. sisa pembakaran harus dikubur untuk menghambat penyebaran virus kepada unggas lain. selain itu, kandang dan areal sekitarnya juga harus rajin disemprot desinfektan. (mbr/try)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger