Berita Terbaru
Showing posts with label Upaya. Show all posts
Showing posts with label Upaya. Show all posts

Dua Orang Perempuan Gagalkan Upaya Penjambretan

Written By laso on Tuesday, 29 January 2013 | 14:16




Dua Orang Perempuan Gagalkan Upaya Penjambretan
Dua Orang Perempuan Gagalkan Upaya Penjambretan





dua orang perempuan berhasil menggagalkan upaya penjambretan atas mereka dengan cara menendang pelaku yang mengendarai sepeda motor, selasa (29/1/2013). akibatnya, pelaku tersebut tersungkur dan ditangkap oleh warga. selasa (29/1/2013).kejadian ini bermula ketika ulfa nurita dan febi julia tengah melintas di depan kantor kecamatan menteng, jalan pegangsaan barat, menteng, jakarta pusat. tiba-tiba, dua orang penjambret bersepeda motor menarik tas milik korban.namun korban yang kaget malah mempertahankan tas miliknya dari tangan para pelaku. korban yang kesal, kemudian langsung menendang kedua pelaku hingga terjatuh dari motornya. tidak hanya pelaku, korbanpun juga terjatuh akibat terbawa tas yang ditarik oleh pelaku.warga sekitar yang melihat kejadian tersebut akhirnya menangkap atep firmansyah (17) dan rudi rosadi (17) untuk dibawa ke polsektro menteng guna proses penyidikan lebih lanjut. kedua pelaku sempat menjadi bulan-bulanan massa yang kesal atas ulah kedua remaja tersebut.kasubnit reskrim ii polsektro menteng, ipda sutarto membenarkan kejadian tersebut. "kini kedua pelaku sudah mendekam di sel tahanan. dari pengakuannya, kedua pelaku sudah dua kali menjambret di wilayah menteng. hasilnya mereka gunakan untuk foya-foya. akibat perbuatannya tersebut, kedua pelaku bisa dijerat pasal 365 kuhp," ujarnya.









editor :
sumber: www.kompas.com

Pakar Tata Kota: Banjir Jakarta, Tak Ada Upaya Turunkan Air Permukaan

Written By laso on Friday, 18 January 2013 | 00:36




Pakar Tata Kota: Banjir Jakarta, Tak Ada Upaya Turunkan Air Permukaan
Pakar Tata Kota: Banjir Jakarta, Tak Ada Upaya Turunkan Air Permukaan





Detik jakarta tergenang parah pada kamis (17/1/2013) kemarin. padahal curah hujan tercatat paling tinggi adalah 125 mm di kawasan kedoya, separuh dari curah hujan pada banjir 2007 yang tercatat 339 mm. namun curah hujan yang masih setengahnya itu berdampak lebih parah dari 2007. mengapa?"sejak dulu sudah salah pendekatannya, karena kita membangun infrastruktur berlomba-lomba," kata pakar tata kota dari universitas parahyangan bandung, marco kusumawijaya, ketika dihubungi detikcom, jumat (18/1/2013).marco yang rumahnya juga kebanjiran 1 meter ini memaparkan rumus sederhana yang juga definisi banjir alias air permukaan. rumusnya adalah: "air permukaan = hujan + kegiatan manusia - air yang diserap". nah untuk menurunkan air permukaan alias mengurangi banjir, marco berpendapat, yang paling mungkin direkayasa manusia adalah menurunkan faktor 'kegiatan manusia' dan meningkatkan faktor 'air yang diserap'."itu sudah sangat jelas bahwa banjir artinya air permukaan yang tidak berhasil disalurkan di saluran awal maupun buatan. sejak dulu kita berlomba-lomba membuat lebih banyak saluran ini tetapi air permukaannya tidak ada usaha untuk menguranginya. terus memperbesar saluran (drainase) termasuk di bkt, tetapi hampir tidak ada upaya menurunkan air permukaan yang liar itu yang turun dari hulu maupun di jakarta sendiri," papar marco yang anak dan istrinya mengungsi karena banjir ini.jadi, kesalahan pendekatan yang lebih mengutamakan pembangunan saluran drainase dibanding memperbanyak permukaan resapan air itulah yang disoroti marco. banjir tak semata-mata hanya bisa dibuang ke saluran drainase, namun juga harus diserap oleh permukaan tanah."salahnya di situ. kalau mau mengurangi banjir kita tidak bisa memperbesar saluran-saluran, tapi mengurangi juga air permukaan. di situ salahnya. kejadian ini (banjir pada kamis kemarin, red) luar biasa dan ini menunjukkan dengan sangat jelas kesalahan itu. ini juga ditunjukkan studinya restu gunawan melalui bukunya 'gagalnya sistem kanal'," jelas marco yang sedang berada di yogyakarta ini. (nwk/nrl)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger