| Probolinggo Juga Mulai Alami Kelangkaan Solar |
stok bahan bakar minyak jenis solar di kabupaten probolinggo, jawa timur kini mulai langka.
setidaknya, kelangkaan itu terjadi pada sejumlah spbu yang berada di jalur pantura, antara kota probolinggo-paiton.
spbu di desa curahsawo dan brumbungan, kecamatan gending, dan spbu di kebonagung dan semampir, kecamatan kraksaan, serta di kecamatan dringu, tak memiliki stok solar.
bahkan di spbu yang berada di barat miniatur kabah, terpasang spanduk permohonan maaf karena solar habis.
"maaf solar habis.
nanti solar akan tersedia kembali", demikian bunyi spanduk tersebut.
tak hanya itu, ada pula sopir bus yang setengah marah karena petugas spbu di sana tidak segera menginformasikan kalau solar habis.
sedangkan bus tersebut sudah sekitar 15 menit mengantre solar.
"kok gak bilang dari tadi.
ini 15 menit parkir, penumpang kepanasan," ujar sopir tersebut.
andi sirajuddin, warga kecamatan paiton, harus kembali setelah mengetahui sejumlah spbu di sepanjang jalur probolinggo-paiton tak ada solar.
mobil panther miliknya tak bisa berjalan jauh karena stok solar di tangkinya menipis.
"saya sudah ke spbu semampir dan paiton, bahkan hingga gending dan dringu, solarnya tak ada.
waduh, payah kalau begini.
saya gak bisa nganter keluarga.
waktu saya tanya kapan solarnya ada ke petugas spbu, mereka tak bisa memastikan," katanya, jumat (12/4/2013).
saifullah, pengemudi truk bermuatan sembako, mengaku heran atas kelangkaan solar.
padahal, dia mengaku sebelumnya tak pernah mengalami kelangkaan solar.
truk yang dia kemudikan untuk berburu nafkah tak sampai parkir hanya gara-gara solar langka.
"ini ada apa ya? kok solar langka? ini apa ada penimbunan, pasokannya telat, atau tak mau dijual? baru sekarang solar raib bak ditelan bumi," kata saifullah dengan wajah tak sabar.
sementara, menurut seorang petugas spbu di kraksaan,dia tidak tahu kenapa solar mulai langka.
menurutnya, pasokan solar terhenti sejak selasa lalu.
padahal, spbu itu sudah menghubungi pihak pertamina.
"gak tahu, mas.
kami sudah menghubungi pertamina.
banyak sekali kendaraan yang bali kucing karena solarnya habis," kata petugas yang enggan menyebutkan namanya.
editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com
Post a Comment