![]() |
| Ini Alasan Jokowi Tetap Melanjutkan Proyek Monorel dengan Adhi Karya |
meski telah dilakukan groundbreaking pada oktober 2013 lalu, hingga kini proyek pembangunan monorel masih belum ada perkembangan. gubernur dki jakarta joko widodo (jokowi) mengatakan, hal tersebut dikarenakan masih adanya dokumen perjanjian kerjasama (pks) yang belum lengkap dan ditandatangani.lalu kenapa kemarin tetap dilakukan grounbreaking?jokowi menjelaskan, tidak masalah bila dilakukan groundbreaking, karena kegiatan itu tidak menggunakan apbd dan ditanggung sepenuhnya oleh pt jakarta monorel (jm)."loh, groundbreaking dulu itu sudah ada. duluuuuuuuu... sudah ada di etape pertama, ini etape kedua. mau groundbreaking seribu kali juga nggak apa-apa, bukan duit kita ini. ngapain sih? bukan duit saya, bukan duit kamu, bukan apbd kok ribut? mau groundbreaking 10 kali juga boleh," ujar jokowi di balaikota dki, jl medan merdeka selatan, jakarta pusat, rabu (26/2/2014).lalu, apa alasan jokowi tetap menggunakan pt jm, yang sebelumnya sudah dianggap gagal membangun monorel di jakarta yang mangkrak sejak 2007?dijelaskan jokowi, dia hanya melanjutkan proyek monorel yang dibangun sejak 2004. dalam perjanjian awal, pt jm dipercaya untuk membangun moda transprotasi berbasil rel tersebut di jakarta, dengan berbagai macam persyaratan dan perjanjian dengan pemprov dki. ini artinya, pt jm masih terikat untuk membangun monorel di jakarta."yang namanya monorel, kita melanjutkan. monorel pertama mangkrak, kemudian dilanjutkan dengan yang sekarang ini. digaris bawahi, untuk diketahui yang sekarang ini juga sama pt-nya yang dulu (pt jm), bukan ganti loh ini. yang mengerjakan tetap sama pt jm. benar? nah, kenapa kita lanjutkan pt jm? karena mereka masih pegang kontrak pks-nya, belum pernah dihentikan. kamu sudah berhenti, tidak kerja lagi dengan pemprov! tidak ada itu," tegas jokowi.next
halaman
1 2
next
rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? simak di reportase investigasi, pukul 16.30 wib hanya di trans tv (jor/mad)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Post a Comment