, BANYUWANGI - Setelah sukses mengelar Pulau Merah International Surfing Competition pada Mei lalu, Pemerintah Banyuwangi mencoba mengagas event surfing internasional pada Agustus ini.Kali ini, yang digelar adalah Surfkite atau surfing yang ditarik dengan parasut layang-layang. Pelaksanaan surfkite akan digelar di Pulau Tabuhan di Kecamatan Wongsorejo. "Namanya Summer Surfkite Camp dan akan digelar 9 dan 10 Agustus mendatang. Tapi ini bukan lomba, masih trial atau ujicoba istilahnya," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Yanuarto Bramuda, Kamis (7/8/2014).Tema trial atau ujicoba dilakukan karena panitia lokal masih menghitung-hitung banyak aspek, termasuk antusiasme peserta. "Kalau nanti trial ini sukses, tahun depan akan masuk kalender wisata seperti Pulau Merah International Surfing Competition," lanjut Bramuda.Kendati berstatus trial, antusiasme peserta cukup tinggi. Data dari panitia, sudah ada 60 peserta mancanegara yang mendaftar. Namun karena masih ujicoba, panitia hanya mengalokasikan 40 peserta saja. "Sudah banyak yang daftar, semua surfer dari luar negeri, seperti Perancis ada empat orang, Singapura dua orang, Belanda empat orang, Jerman tiga orang dan masih banyak lagi," sambung Ivan, panitia pelaksana surfkite.Bramuda menambahkan, pemilihan Pulau Tabuhan sebagai lokasi surferkite karena memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, yakni angin dan ombak. Selain itu, Pulau Tabuhan juga indah dan layak sebagai tujuan wisata baru. "Anginnya lagi bagus antara Mei hingga November, dan saat ini ombaknya juga bagus," kata Bramuda.Selain mengusung unsur sport, Bramuda mengatakan, kegiatan surferkite ini diharapkan bisa memperkenalkan obyek wisata baru di Banyuwangi bagi turis luar negeri.
Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Post a Comment