Home » , » Petani Pemborong Solar Diminta Tunjukkan Surat Keterangan Desa

Petani Pemborong Solar Diminta Tunjukkan Surat Keterangan Desa

Written By laso on Wednesday, 6 August 2014 | 22:45




Petani Pemborong Solar Diminta Tunjukkan Surat Keterangan Desa
Petani Pemborong Solar Diminta Tunjukkan Surat Keterangan Desa






, MADIUN-Pengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak (SPBU) Desa Nglames, Kecamatan/Kabupaten Madiun akhirnya menerapkan sistem pembelian solar bagi kalangan petani yang membawa 2 sampai 3 jeriken dengan mensyaratkan pembeli menunjukkan surat keterangan dari desa. Kendati demikian, para petani asal Kabupaten Madiun, Kota Madiun, Kabupaten Magetan serta Kabupaten Ngawi yang membeli solar di SPBU itu, tak mempermasalahkannya. Alasannya, rata-rata asalkan tetap mendapatkan pasokan solar untuk menghidupi mesin diesel pompa airnya."Tak masalah kami diberi ketentuan menunjukkan surat keterangan dari desa. sekarang saya antre, surat keterangan dari desa suami saya yang mengambilnya," terang Ny Suliyati (47) warga Desa/Kecamatan Kwadungan Kabupaten Ngawi yang antre di SPBU Nglames kepada , Rabu (6/8/2014).Pemilik SPBU Nglames, Iskandar mengaku jika antrean panjang pembelian solar di SPBU miliknya baru terjadi kali ini. Dua hari sebelumnya, meski di SPBU lain di wilayah Kabupaten Madiun terjadi antrean panjang pembeli solar tidak terjadi di SPBU miliknya itu."Baru hari ini, ada antrean banyak seperti ini," ucapnya.Pengawas SPBU Nglames, Ratna mengaku jika stok solar yang diperebutkan ratusan pengantre baik dari kalangan petani yang membawa jeriken maupun mobil pribadi serta truk yang menggunakan bahan bakar solar di SPBU Nglames hanya tersedia sebanyak 16.000 liter. Oleh karenanya, pihaknya tak berani menjamin ketersediaan itu akan mencukupi atau tidak jika antrean terus bertambah."Kami minta yang membeli solar terutama yang menggunakan jeriken menunjukkan surat keterangan. Kami akan beri pembeli maksimal 2 jeriken. Karena kalau kondisi pembeli solar tak menurun kami tak menjamin stok solarnya cukup," katanya.Sementara Kapolsek Nglames, AKP Muhammad Isnaeni Ujianto yang berada di lokasi bersama sejumlah anggota Polsek Nglames dan Polres Madiun menegaskan pihaknya hanya akan menyiagakan sebanyak 2 anggotanya. Menurutnya, tidak ada pengurangan stok solar. "Sampai sekarang stok solar masih normal. Hanya saja pembelinya sangat banyak. Bukan hanya dari wilayah Nglames (Kabupaten Madiun) tetapi juga dari wilayah Kota Madiun, Kabupaten Magetan terutama dari Kecamatan Barat dan Kartoharjo serta Kabupaten Ngawi terutama dari Kecamatan Kwadungan dan Pangkur," pungkasnya.





Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger