Home » » Wali Kota Surabaya : Terinspirasi Museum Penjara di Vietnam

Wali Kota Surabaya : Terinspirasi Museum Penjara di Vietnam

Written By laso on Wednesday, 6 August 2014 | 15:00




Wali Kota Surabaya : Terinspirasi Museum Penjara di Vietnam
Wali Kota Surabaya : Terinspirasi Museum Penjara di Vietnam






, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengaku ingin sekali menyulap bekas Penjara Kalisosok menjadi objek eduwisata. Objek wisata pendidikan sejarah yang punya daya tarik kuat. Sebab penjara yang berlokasi di Surabaya Utara itu punya berhubungan erat dengan sejarah gerakan kemerdekaan di Surabaya.Lokasinya juga berdampingan dengan Jembatan Merah, peninggalan sejarah 10 November yang menasional. Juga berhimpitan dengan Kembang Jepun, kawasan yang masih mempertahankan gedung-gedung kuno peninggalan masa penjajah Belanda.Risma mengaku terinspirasi dengan museum penjara Hoa Lo Prison di Vietnam dan Alcatraz di Amerika Serikat. Kedua bangunan eks penjara cukup banyak diminati wisatawan.Padahal dari sisi sejarah kedua penjara itu masih kalah dengan Kalisosok. Utamanya sejarah perjuangan kemerdekaan. Di penjara itu, para pejuang kemerdekaan dan pemimpun rakyat dikurung dan digebuki.Keinginan Risma itu bergayung sambut ketika investor juga menawari hal serupa. Risma optimistis konsep pemkot untuk mengubah peruntukan Kalisosok, bisa bermanfaat bagi masyarakat. “Rencananya ada depo MRT, dan yang terpenting kita bisa menyelematkan sejarah bangsa. Kalisosok memiliki muatan sejarah yang tinggi,” ungkapnya.Selain eks penjara Kalisosok, kata Risma, dirinya juga ditawari Penjara Militer Koblen. Gedung ini juga termasuk bangunan cagar budaya. Namun, dari segi lokasi, Penjara Kalisosok jauh lebih strategis ketimbang Koblen yang berada di kawasan Blauran.Meski begitu, dari sisi arsitektur, lanjut Risma, eks Penjara Koblen memiliki magnet lebih kuat untuk menarik wisatawan dibanding eks penjara Kalisosok.Dia mengaku takjub dengan arsitektur Koblen yang mirip benteng. Penjara militer ini dilingkari tembok batu setinggi empat meter. Kondisi Koblen pun tak beda jauh dengan Kalisosok.Bangunan cagar budaya itu juga terbengkalai sejak dikuasai swasta. Pemilik lahan dan bangunan tidak bisa mengubah bentuk bangunan dan peruntukan lahan secara leluasa karena statusnya sebagai cagar budaya. “Kita selamatkan dulu yang Kalisosok,” terang Risma.Andai pembelian Kalisosok terealisasi, Risma berjanji segera memugar bangunan yang sempat dibongkar pada 2010 lalu, dan akan dikembalikan lagi sesuai aslinya. Di tengah-tengah penjara, tepatnya di halaman yang luas bisa didirikan sentra kuliner Kota Surabaya. Dengan demikian di lokasi tersebut pengunjung bisa menikmati wisata bangunan bekas penjara sekaligus menikmati makanan khas Surabaya. (idl/ben)




Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger