Home » » Dadik Ragukan SK Pencopotan Dirinya

Dadik Ragukan SK Pencopotan Dirinya

Written By laso on Wednesday, 3 September 2014 | 03:15









, SURABAYA - Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Dadik Risdaryanto meragukan turunnya surat keputusan dari DPP Partai Demokrat terkait pencopotan dirinya sebagai ketua DPC.     "Tidak apa-apa. Kalau itu benar, tunjukkan SK-nya nomor berapa, karena saya juga konfirmasi ke DPP," kata Dadik saat dihubungi di Surabaya, Selasa (2/9/2014) malam.     Menurut dia, pihaknya sudah menanyakan langsung ke Ketua Divisi Bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPP PD, Cornelis Simbolon dan jawabnya tidak ada pencopotan.     "Pak Cornelis katanya tidak pernah diajak bicara mengenai Surabaya. Kemarin saya juga telepon Mas Ibas (Sekjen DPP Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono), juga mengatakan tidak ada," katanya.     Menurut dia, persoalan mekanisme partai harus dijalankan dengan baik sehingga tidak ada kesewenang-wenangan. "Saya tegaskan jika SK itu turun, itu diragukan," katanya.     Sementara itu, Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Suhartoyo saat ditelepon wartawan di Surabaya mengaku telah menerima SK sebagai pelaksana tugas Ketua DPC Demokrat Surabaya.      "Iya benar, saya baru tahu hari ini karena surat itu memang baru saya terima hari ini," katanya.     Menurut dia, pihaknya berencana mengadakan rapat koordinasi partai dengan pengurus DPC Demokrat Surabaya yang akan dilaksanakan, Rabu (3/9/2014).
"Untuk itu kami besok akan mengadakan rapat pengurus, sekaligus membahas soal kantor DPC yang akan ditempati, karena merupakan persyaratan yang mutlak untuk keperluan surat menyurat," katanya.     Ditanya soal siapa nama yang akan lolos menjadi wakil ketua DPRD Surabaya asal Fraksi Demokrat, Hartoyo menjelaskan, sebelumnya DPC Demokrat Surabaya telah mengirimkan empat nama, namun rekomendasinya belum turun.     "Siapapun punya peluang yang sama, makanya waktu DPC mengusulkan nama Juanedi sebagai pimpinan sementara di DPRD Surabaya, saya bilang silahkan asal benar-benar sementara. Jika keputusan DPP keluar soal nama yang direkom untuk menduduki kursi wakil ketua, semuanya bisa saling menerima, artinya, bisa saja tetap Junaedi, tetapi bisa saja berubah, karena ada nama lain yakni Dini, Ratih dan Mahmud," katanya.




Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger