| Bawa Berkas 15 Kg, Bapak Ini Mengadu ke Ahok Soal Kios Pasar Kramat Jati |
Detik herman gunawan (50) nampak susah payah membawa kantong kresek merah berisi tumpukan kertas. ketua persatuan pedagang tradisional eksisting pasar kramat jati (pptepk) ini hendak menyuarakan mahalnya harga sewa kios kepada wakil gubernur dki jakarta basuki t purnama alias ahok.tiba pukul 07.50 wib, herman dengan balutan batik merahnya menunggu sendirian 4 rekan lainnya di ruang tunggu balai kota. setumpuk kertas seberat 15 kg berisi surat keluhan pedagang tradisional kramat jati."kami akan dimediasi dengan dirut pd pasar jaya. tempo hari kan sudah minta harga sekian dengan cicilan nggak pakai bunga. belakangan teman-teman banyak yang nggak sanggup," ujarnya di ruang tunggu wagub, di balaikota, jalan medan merdeka selatan, jakarta pusat, kamis (3/1/2013).saat ini menurutnya, sebagian besar pedagang tidak setuju dengan harga sewa kios. harga paling mahal bisa mencapai rp 9 juta yang harus dibayar selama 3,5 tahun."kan ini (untuk) 15 tahun, 2011-2025 mau minta diperingan lagi harganya, inikan revitalisasi," tambahnya.pasar tradisional kramat jati sendiri ada sekitar 600 pedagang, sebagian dari mereka sudah memakai jasa rentenir untuk menyewa kios, "agaknya ditinjau kembali, karena banyak teman yang kurang mampu," keluhnya.selain mahalnya harga sewa kios, pedagang pasar kramat jati juga menyuarakan fasilitas pasar yang kurang memadai. "yang sekarang kiosnya bisa dipakai, tapi fasilitasnya, parkirnya sulit. sama yang masuk ke kios banyak pkl," tutur herman. (rmd/rmd)
sumber: www.detik.com
Post a Comment