Berita Terbaru
Showing posts with label Bapak. Show all posts
Showing posts with label Bapak. Show all posts

Gerindra Sebut Prabowo Sebagai Bapak Angkat Jokowi

Written By laso on Sunday, 21 July 2013 | 16:29




Gerindra Sebut Prabowo Sebagai Bapak Angkat Jokowi
Gerindra Sebut Prabowo Sebagai Bapak Angkat Jokowi





kedekatan ketua dewan pembina gerindra prabowo subianto dengan gubernur dki joko widodo sudah menjadi rahasia umum di gerindra. bahkan kader gerindra menyebut prabowo sebagai bapak angkat jokowi."keduanya memang sering komunikasi. pak prabowo itu sudah seperti bapak angkatnya jokowi. yang ngangkat jokowi ke jakarta kan pak prabowo," kata ketua fraksi gerindra dprd dki jakarta m sanusi saat berbincang, minggu (21/7/2013).sanusi memandang kekraban prabowo dan jokowi sebagai hal yang wajar. sebab memang prabowo yang mengusulkan pencalonan jokowi sebagai gubernur dki jakarta kepada pdip."orang pertama yang mengusulkan jokowi kan pak prabowo," ujarnya.sebelumnya sekjen gerindra ahmad muzani juga mengonfirmasi kedekatan prabowo-jokowi. bahkan keduanya disebut beberapa kali makan malam bersama."komunikasi pak prabowo dan jokowi lancar, baik langsung maupun tidak langsung. dalam arti, beberapa kali makan malam bareng," kata muzani kepada detikcom, jumat (19/7) kemarin lusa.lalu apakah kedekatan keduanya akan berujung ke pilpres 2014? sejauh ini jokowi masih menjawab 'nggak mikir' setiap ditanya peluangnya maju ke pilpres 2014.sejumlah pedagang minyak goreng mencampur solar dan lemak sapi, saksikan di reportase investigasi pukul 15.00 wib hanya ditrans tv (trq/van)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jangan Kelola Kompetisi dengan Sistem Bapak Angkat

Written By laso on Friday, 15 March 2013 | 20:42




Jangan Kelola Kompetisi dengan Sistem Bapak Angkat
Jangan Kelola Kompetisi dengan Sistem Bapak Angkat





asosiasi pesepak bola profesional indonesia (appi) berharap, liga bisa dikelola dengan baik dari segi manajemen dan bisnis.
dengan hal tersebut, appi yakin tidak akan muncul lagi persoalan tunggakan gaji pemain yang dilakukan klub.
seperti diketahui, terjadi dualisme kompetisi sepak bola indonesia, yakni indonesia super league (isl) dan indonesian premier league (ipl).
demi menyelesaikan persoalan itu, fifa meminta pssi menggelar kongres luar biasa (klb) pada 17 maret mendatang.
klb akan mengagendakan empat hal, yakni penyatuan kompetisi, revisi statuta, pengembalian komite eksekutif pssi yang sebelumnya dipecat, dan peserta kongres adalah pemilih saat kongres luar biasa (klb) pssi pada juli 2011.
agenda itu sesuai memorandum of understanding (mou) antara pssi dan kpsi di kuala lumpur, malaysia, pada maret 2012.
"appi berharap adanya satu organisasi pssi yang saling mengakui dan diakui.
kita gak bisa lepas dari empat agenda tersebut.
timnas sudah ada kemajuan seperti yang kita inginkan yakni satu timnas.
mudah-mudahan ini bukan karena nilai tawar.
namun, hal ini diharapkan bisa memberikan perubahan," tutur manajer umum appi, valentino simanjuntak, kepada kompas.
com, jumat (15/3/2013).
bagi appi, poin yang paling penting untuk segera diselesaikan adalah penyatuan liga.
dengan adanya kompetisi kembar, memunculkan berbagai masalah di antaranya banyak klub yang menunggak gaji pemainnya, kericuhan dalam pertandingan, pelarangan pemain membela timnas, dan lain-lain.
sampai saat ini, sejumlah klub masih belum menyelesaikan tanggungjawabnya kepada pemain.
"nantinya, klub bisa berkompetisi ketika tidak ada tunggakan lagi terhadap pemain.
pada saat memulai liga, klub bisa memberikan jaminan bahwa klub bisa membayar pemain selama satu musim.
harapan kita seperti itu," tegas valentino.
klub-klub, lanjut appi, harus mematuhi segala klausul kontrak pemain yang selama ini cenderung diabaikan.
salah satunya adalah klausul kontrak mengenai asuransi kesehatan pemain.
dalam standar kontrak pemain yang terdapat di manual liga isl 2012/13, pada artikel keenam mengenai kewajiban klub dijelaskan bahwa klub berkewajiban untuk memberikan jaminan kesehatan dalam bentuk asuransi atau bentuk perlindungan pemain.
"praktiknya, 'kan, tidak ada.
ini sudah penyimpangan.
hal ini tidak bisa dimaklumi.
tapi, seakan dibikin maklum," beber valentino.
karena itu, appi berharap, kompetisi bisa di kelola dengan baik ke depannya.
perlu ada sistem manajemen dan bisnis yang baik dalam mengelola kompetisi.
bukan sistem bapak angkat.
"soal modelling-nya, bapak-bapak itu jauh lebih pintar.
model mana yang lebih tepat untuk indonesia.
yang lebih penting, bagaimana mematuhi model yang disepakati dan dijalankan dengan sungguh-sungguh.
appi melihat yang sering menjadi kendala adalah pengelolaan.
bagaimana bisa dikelola dengan sistem manajemen dan bisnis yang baik.
bukan sistem kebapakangkatan.
menurut appi, jauh lebih baik ke depannya meskipun pertama-tama akan berdarah-darah," ulas valentino.









editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Bawa Berkas 15 Kg, Bapak Ini Mengadu ke Ahok Soal Kios Pasar Kramat Jati

Written By laso on Wednesday, 2 January 2013 | 18:37




Bawa Berkas 15 Kg, Bapak Ini Mengadu ke Ahok Soal Kios Pasar Kramat Jati
Bawa Berkas 15 Kg, Bapak Ini Mengadu ke Ahok Soal Kios Pasar Kramat Jati





Detik herman gunawan (50) nampak susah payah membawa kantong kresek merah berisi tumpukan kertas. ketua persatuan pedagang tradisional eksisting pasar kramat jati (pptepk) ini hendak menyuarakan mahalnya harga sewa kios kepada wakil gubernur dki jakarta basuki t purnama alias ahok.tiba pukul 07.50 wib, herman dengan balutan batik merahnya menunggu sendirian 4 rekan lainnya di ruang tunggu balai kota. setumpuk kertas seberat 15 kg berisi surat keluhan pedagang tradisional kramat jati."kami akan dimediasi dengan dirut pd pasar jaya. tempo hari kan sudah minta harga sekian dengan cicilan nggak pakai bunga. belakangan teman-teman banyak yang nggak sanggup," ujarnya di ruang tunggu wagub, di balaikota, jalan medan merdeka selatan, jakarta pusat, kamis (3/1/2013).saat ini menurutnya, sebagian besar pedagang tidak setuju dengan harga sewa kios. harga paling mahal bisa mencapai rp 9 juta yang harus dibayar selama 3,5 tahun."kan ini (untuk) 15 tahun, 2011-2025 mau minta diperingan lagi harganya, inikan revitalisasi," tambahnya.pasar tradisional kramat jati sendiri ada sekitar 600 pedagang, sebagian dari mereka sudah memakai jasa rentenir untuk menyewa kios, "agaknya ditinjau kembali, karena banyak teman yang kurang mampu," keluhnya.selain mahalnya harga sewa kios, pedagang pasar kramat jati juga menyuarakan fasilitas pasar yang kurang memadai. "yang sekarang kiosnya bisa dipakai, tapi fasilitasnya, parkirnya sulit. sama yang masuk ke kios banyak pkl," tutur herman. (rmd/rmd)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger