Home » » Nyawa Penumpang Avanza Berakhir di Belakang Kemudi

Nyawa Penumpang Avanza Berakhir di Belakang Kemudi

Written By laso on Tuesday, 26 August 2014 | 00:45




Nyawa Penumpang Avanza Berakhir di Belakang Kemudi
Nyawa Penumpang Avanza Berakhir di Belakang Kemudi






, BANGKALAN - Upaya Ruspandi (21), keluar dari mobil Toyota Avanza ketika mendapat serangan dari dua pelaku pembunuhan gagal. Hingga akhirnya, pemuda asal Desa Paseseh, Kecamatan Tanjung Bumi itu tewas tepat di belakang kemudi dengan luka tusuk, Minggu (24/8/2014) malam.Serangan brutal tersebut tiba-tiba datang dari dua orang menggunakan sepeda motor saat mobil Avanza berisikan empat orang itu melaju di Jalan Dusun Daleman, Desa Geger/Kecamatan Geger sekitar pukul 19.30 WIB. Satu pelaku langsung menuju pintu tengah mobil sisi kiri, di mana korban Ruspandi duduk.Sementara pengemudi dan seorang penumpang lainnya yang duduk di jok kiri depan, langsung keluar mobil bernopol M bernopol M 382 HB dan kabur. Di saat bersamaan, pelaku langsung menusuk korban Ruspandi di pinggang sebelah kiri dan perut. Ruspandi ambruk dan menimpa penumpang lainnya, MRI (16), yang bersembunyi di bawah atau antara jok tengah dan jok depan. MRI merupakan teman satu desa korban yang kala itu duduk di sebalah Ruspandi.Kendati mengalami luka tusuk, korban mencoba keluar dengan meraih pintu tengah sisi kanan, namun upayanya gagal. Situasi di dalam mobil bertambah panik tatkala salah seorang pelaku menembakkan peluru ke kaca samping kanan bagian belakang. Dengan tertatih, korban  mencoba berpindah ke jok depan pengemudi dengan harapan bisa keluar menyelamatkan diri. Namun upaya tetap gagal. Satu peluru kembali diletupkan mengenai kaca samping dekat pengemudi."Akhirnya Ruspandi tewas tepat di belakang kemudi. Tembakan kedua tidak mengenai tubuh korban, hanya kaca mobilnya remuk. Tidak ada luka tembak. Saya melakukan pemeriksaan saat dilakukan otopsi terhadap tubuh korban. Satu orang (MRI) selamat," ungkap Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Andi Purnomo, Senin (25/8/2015).Hasil olah TKP Tempat Kejadian Perkara), di dalam mobil ditemukan satu selongsong peluru, topi berlumuran darah milik korban, handphone korban, dan sebilah pisau. Bekas darah berceceran mulai dari jok pengemudi, jok depan sisi kanan, dan jok tengah."Kami masih mendalami motif pembunuhan ini termasuk mendapatkan ketarangan dari saksi MRI. Kami juga masih mencari tahu siapa dua rekan korban yang berada di jok depan," terang Andi.Dalam pemeriksaan terhadap saksi MRI, petugas sempat mengalami kesulitan lantaran ia mengalami guncangan psikis hebat atas insiden. Tubuhnya gemetar saat petugas mencoba mengorek keterangan. MRI lah satu-satunya korban selamat yang masih berada dalam mobil saat Ruspandi merintih kesakitan dan mencoba beranjak keluar dari dalam mobil. "Masih shock. Usianya masih muda, kasihan. Kami akan menjaganya karena MRI satu-satunya saksi," ujarnya.Keterangan yang disampaikan MRI di hadapan petugas mengatakan, saksi tidak mengenal satupun dari dua orang yang berada di kursi depan. Ia mengaku baru bertemu dua orang itu saat tiba di Kota Bangkalan. Sebelumnya, ia bertolak dari Desa Paseseh berboncengan bersama korban Ruspandi menggunakan sepeda motor."Korban dan saksi tidak bisa mengemudikan mobil. Mobil Avanza itu ternyata kendaraan rental. Kami terus mengembangkan kasus ini. Tim Labfor Polda Jatim masih melakukan pemeriksaan terhadap satu selongsong peluru yang ditemukan di dalam mobil," pungkasnya.





Source from: surabaya[dot]tribunews[dot]com
Bagikan Berita :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger