Berita Terbaru
Showing posts with label Disertai. Show all posts
Showing posts with label Disertai. Show all posts

Hujan Disertai Angin Kencang di Pelabuhan, Tol Merak Macet 6 KM

Written By laso on Friday, 11 January 2013 | 18:29




Hujan Disertai Angin Kencang di Pelabuhan, Tol Merak Macet 6 KM
Hujan Disertai Angin Kencang di Pelabuhan, Tol Merak Macet 6 KM





Detik pagi ini cuaca buruk melanda pelabuhan merak, banten. akibatnya antrian kendaraan yang akan menyebrang mengular hingga 6 kilometer."menurut informasi terakhir, disana (pelabuhan merak) hujan angin. antrian cukup panjang, dari km 92 di cilegon barat sampai pelabuhan merak, sekitar 6 kilometer," kata petugas jasa marga, dilla saat dihubungi detikcom, sabtu (12/1/2013).bagi kendaraan yang mencoba menghindari kemacetan, untuk kendaraan jenis sedan atau minibus dapat keluar di tol cilegon timur km 87."antrian ke arah pelabuhan padat sekali dapat mengambil alternatif keluar di pintu tol cilegon timur," ujar dilla.sementara itu, badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (bmkg) memperkirakan hari ini, sabtu (12/1), angin kencang masih akan melanda wilayah jabodetabek namun tak sekuat dua hari terakhir."angin kencang itu sendiri kemungkinan untuk besok masih ada. kita perkirakan jabodetabek sebaran angin kencang merata, hanya dengan intensitas tidak sekuat dua hari ke belakang," kata prakirawan bmkg, fadly, saat berbincang dengan detikcom, sabtu (12/1/2013).fadly menjelaskan, intensitas kekuatan angin menjadi lebih rendah karena badai tropis narelle sudah mulai menjauh dari indonesia dan memasuki daerah australia."pengaruh dari badai tropis narelle sudah menjauhi wilayah indonesia. badai tropis mengarah ke barat daya samudera hindia dan memasuki daerah australia," jelas fadly. (ahy/ahy)
sumber: www.detik.com

Banjir Disertai Batu & Longsor Terjang Satu Kampung di Lombok Utara

Written By laso on Wednesday, 2 January 2013 | 00:25




Banjir Disertai Batu & Longsor Terjang Satu Kampung di Lombok Utara
Banjir Disertai Batu & Longsor Terjang Satu Kampung di Lombok Utara





Detik banjir yang membawa material bebatuan dari pegunungan menerjang dusun kerujuk, di desa menggala, kecamatan pemenang, kabupaten lombok utara. pada saat yang sama, tanah longsor menghantam satu rumah di dusun itu. tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini."saat ini seluruh warga di dusun itu masih siaga penuh karena potensi banjir dan longsor susulan," kata iwan maret asmara, kepala badan penanggulangan bencana kabupaten lombok utara, dihubungi dari mataram, rabu (2/1/2013).banjir dan tanah longsor menerjang kampung itu setelah hujan lebat mengguyur lombok utara sejak magrib kemarin. iwan mengatakan, air bah membawa material bebatuan dari pegunungan menggala. perkampungan terendam setinggi lutut orang dewasa. beruntung, tak ada bangunan roboh.pada saat kejadian, warga dusun kerujuk yang dihuni 100 kk, belum terlelap. mereka masih bisa menyelamatkan diri sehingga tak ada korban jiwa. tapi satu rumah tetap tak terhindar dari tanah longsoran tebing pegunungan.dusun kerujuk berada persis di kaki pegunungan menggala, bagian barat gugusan pegunungan rinjani. dusun itu berada di dataran subur di lembah pegunungan. sebagian besar rumah dibangun berdekatan dengan tebing-tebing pegunungan, sementara dataran menjadi lahan pertanian.warga kata iwan kini mengkhawatirkan banjir dan longsor susulan. apalagi lombok utara kembali diguyur hujan, rabu (2/1/2013) siang."seluruh tim tanggap darurat kini sudah berada di dusun itu, mengantisipasi longsor dan banjir susulan. seluruhnya dalam posisi siaga bencana," kata iwan.pihaknya telah menetapkan lokasi evakuasi, jika banjir dan longsor datang menerjang. logistik juga telah disiapkan untuk kebutuhan penanganan tanggap darurat.hujan lebat juga menyebabkan jalan akses terdekat menuju kabupaten lombok utara dari mataram, juga tertutup longsor di tiga titik. jalur yang membelah pegunungan itu hingga rabu siang masih lumpuh. akibatnya, kabupaten itu dari mataram kini hanya bisa dijangkau melalui pesisir barat pulau lombok di kawasan wisata senggigi. namun karena memutar, memerlukan waktu sedikitnya 2,5 jam untuk sampai di sana.iwan mengatakan, sejak rabu pagi, alat berat milik dinas pekerjaan umum ntb telah mulai membuka material longsoran yang menutup jalan. material berasal dari tebing-tebing di kiri dan kanan jalan di kawasan yang disebut pusuk."sejak tadi malam jalan itu sudah dinyatakan tertutup. akses klu dari mataram dan sebaliknya hanya tinggal melalui jalur senggigi," kata iwan. (try/try)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger