Berita Terbaru
Showing posts with label Kampung. Show all posts
Showing posts with label Kampung. Show all posts

Tawuran Antar Kampung Pecah di Tebet

Written By laso on Sunday, 16 February 2014 | 06:28




Tawuran Antar Kampung Pecah di Tebet
Tawuran Antar Kampung Pecah di Tebet





bersenjatakan kayu dan batu, belasan remaja terlibat tawur di bawah flyover dr saharjo, tebet, jakarta selatan. pengendara yang hendak melintas terpaksa berhenti untuk menghindari lemparan batu.para pengendara mobil dan motor yang datang dari arah jl dr saharjo manggarai berhenti persis di bawah flyover karena tertahan para remaja yang mengamuk di jalan. sebagian lagi memilih putar balik, lalu belok ke kiri arah kampung melayu.tawuran antar kampung itu terjadi pada minggu (16/2/2012), dini hari sekitar pukul 01:41 wib. tak hanya remaja laki-laki, beberapa remaja perempuan juga ikut dalam kejar-kejaran dan saling lempar batu.sementara tak jauh dari lokasi, beberapa warga yang lebih dewasa hanya menonton sambil meneriaki anak-anak tersebut untuk berhenti. "sudah, sudah, nggak usah dikejar," teriak seorang ibu yang hanya mengenakan daster.insiden saling lempar dan saling kejar tidak berlangsung lama. entah bosan atau sudah kelelahan, 15 menit kemudian masing-masing kubu mulai mundur dan mengosongkan jalan sehingga bisa dilintasi lagi oleh pengendara. hingga 30 menit berikutnya, tawuran tetap tidak dilanjutkan."biasa, anak kecil. ejek-ejekan gitu aja tadinya," kata slamet, seorang warga yang menonton.selingkuh dengan sopir pribadi, ibu rumah tangga di ponorogo, jawa timur digrebek suami dan anaknya. saksikan selengkapnya di "reportase pagi" pukul 04.30 - 05.30 wib hanya di trans tv (up/ahy)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Baru Kali Ini Warga Kampung Pulo Senang Banjir Datang

Written By laso on Thursday, 9 May 2013 | 19:51




Baru Kali Ini Warga Kampung Pulo Senang Banjir Datang
Baru Kali Ini Warga Kampung Pulo Senang Banjir Datang





kampung pulo, jakarta timur, kembali didatangi banjir pada rabu (8/5/2013).
untuk banjir kali ini, warga yang baru tertimpa kebakaran pada minggu (5/5/2013) lalu malah merasa tertolong.
 ''air banjir yang mencapai 50 cm justru membantu menghanyutkan kayu-kayu ke sungai,'' kata ketua rt 15, ahmad as saat ditemui kompas.
com di lingkungan rt 15 kampung pulo, kamis (9/5/2013).
menurut pantauan, bangunan rumah permanen yang atapnya habis terbakar ditutup terpal agar terlindung dari hujan atau kotoran sisa puing atap.
mayoritas rumah warga memang sudah bersih dari puing.
sejauh ini, ahmad mengatakan, bantuan makanan dan pakaian yang disalurkan sudah cukup.
air bersih untuk makan dan mandi pun tersedia.
namun, warga kampung pulo masih tetap mengharapkan bantuan untuk membangun kembali rumah mereka serta dalam penyediaan alat-alat rumah tangga.
mereka mengaku bingung akan masak di mana saat diberi bantuan mie instan dan beras.
suku dinas kesehatan juga masih membuka tenda bantuan kesehatan.
tenda tampak ramai didatangi warga.
hanya dua orang yang tampak bertugas di sana.
keduanya sibuk melayani warga yang mengantri memeriksakan kesehatan.
karena listrik masih padam, warga memilih untuk tinggal di rumah sanak keluarga saat malam tiba.
warga yang bertahan di reruntuhan rumah memilih menggunakan lampu petromax atau lampu badai untuk penerangan malam hari.










editor :
sumber: www[dot]kompas[dot]com

Kampung Narkoba di Medan Kembali Digerebek Polisi

Written By laso on Monday, 18 March 2013 | 00:42




Kampung Narkoba di Medan Kembali Digerebek Polisi
Kampung Narkoba di Medan Kembali Digerebek Polisi





kepolisian daerah sumatera utara (sumut) kembali melakukan penggerebekan di sarang narkoba di kampung kubur, medan, minggu (17/3/2013). hasilnya, tiga tersangka diamankan berikut sejumlah barang bukti.penggerebekan itu berlangsung selama dua jam, sejak pukul 14.00 hingga 16.00 wib. ratusan polisi dikerahkan, termasuk anjing pelacak, untuk mengepung jalur keluar dan masuk kampung kubur, yang berada di jalan zainul arifin, kelurahan petisah tengah, kecamatan medan petisah.ketika operasi berakhir, tiga orang tersangka berhasil ditangkap. masing-masing kodri (39, safrizal (44) dan sovia (55). mereka diamankan dari salah satu rumah dan diduga hendak menggelar pesta narkoba.sementara barang bukti yang diamankan dalam penggerebekan kali ini, yakni 2 bungkus kecil sabu, 2 butir pil warna pink, 2 linting ganja, 6 jarum suntik dan delapan bong. kemudian enam unit handphone, 2 butir tawas, 3 bungkus plastik, 1 mesin judi ding dong, 1 jam tangan, 14 mancis, 11 pipet kaca, uang rp 478 ribu, serta sepeda motor yamaha mio bk 4043 br. tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke mapolda sumut, jalan medan – tanjung morawa, medan, untuk pemeriksaan lebih lanjut.penggerebekan kali ini, tercatat sebagai penggerebekan besar-besaran kedua pada tahun ini. penggerebekan pertama berlangsung pada 27 februari lalu yang mengamankan tujuh tersangka.direktur reserse narkoba polda sumut kombes pol toga habinsaran panjaitan menyatakan, penggerebekan ini dilakukan untuk memberantas habis peredaran narkoba di sana.“ini sudah menjadi tekad kita untuk membersihkan kampung kubur dari praktik peredaran, perdagangan dan pemakaian narkoba,” kata panjaitan usai penggerebekan. (rul/fjp)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Polisi Sita 100 Gram Ganja Sabu di Kampung Ambon

Written By laso on Sunday, 17 March 2013 | 06:42




Polisi Sita 100 Gram Ganja  Sabu di Kampung Ambon
Polisi Sita 100 Gram Ganja Sabu di Kampung Ambon





polres jakarta barat berhasil membekuk seratusan pengguna dan pengedar narkotika di kawasan kampung ambon, cengkareng, jakarta barat. 100 gram ganja dan sabu disita petugas."kita sita 100 gram ganja dan sabu," ujar kapolres jakarta barat, kombes pol suntana, saat dikonfirmasi detikcom, minggu (17/3/2013).suntana menuturkan penangkapan ini hasil dari informasi masyarakat yang masih melihat adanya transaksi narkoba. hasilnya dari seratusan orang yang diperiksa sebanyak 71 orang berhasil diamankan."ada uang tunai juga sebanyak rp 75 juta," ungkapnya.seperti diberitakan sebelumnya, unit narkoba polres jakarta barat kembali menggerebek kampung ambon, jakarta barat. penggerebekkan terkait dengan masih banyaknya peredaran narkoba di wilayah tersebut. (ndu/ahy)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Jokowi Bagikan Seragam Sekolah di Kampung Nelayan di Cilincing

Written By laso on Friday, 1 February 2013 | 20:43




Jokowi Bagikan Seragam Sekolah di Kampung Nelayan di Cilincing
Jokowi Bagikan Seragam Sekolah di Kampung Nelayan di Cilincing





gubernur dki joko widodo hari ini menyambangi perkampungan nelayan di cilincing, jakarta utara. dalam kunjungannya itu dia membagikan seragam sekolah dan beras bagi nelayan.jokowi tiba di lokasi pukul 11.10 wib, sabtu (2/2/2013) dengan menumpang mobil innova. di belakang mobilnya, berjajar tiga truk satpol pp yang membawa bantuan berupa seragam sekolah, beras, selimut dan peralatan sekolah lain.jokowi lantas menyambangi warga yang sudah menunggu di depan masjid jami' al alam, cilincing. sesampainya di sana, jokowi langsung dikerubuti anak-anak dan ibu-ibu."mau tas nggak, mau buku nggak? antri sini," kata jokowi dengan senyum khasnya kepada anak-anak.jokowi yang mengenakan kemeja putih dan topi warna merah ini pun membagi-bagikan seragam, buku dan tas sekolah. berdasarkan keterangan dari warga, wilayah perkampungan di cilincing ini sudah menjadi wilayah yang menjadi langganan rob. (fjr/fjp)
sumber: www.detik.com

Pengedar Sabu dari Kampung Ambon Dibekuk Polisi di Depok




Pengedar Sabu dari Kampung Ambon Dibekuk Polisi di Depok
Pengedar Sabu dari Kampung Ambon Dibekuk Polisi di Depok





setelah semalaman diintai anggota polsek cimanggis, djs (30) dan fw (28), dua penjual sabu dari kampung ambon, dibekuk. petugas sempat mengeluarkan tembakan dalam penangkapan ini.djs dan fw, sempat lari ketika didekati petugas. sempat terjadi kejar-kejaran dengan mobil reskrim polsek cimanggis. polisi sempat mengeluarkan empat kali tembakan. karena takut dengan aksi polisi yang tak hanya beri tembakan peringatan, keduanya menyerah."dari tangan tersangka, didapat barang-bukti sabu yang dibungkus plastik," sebut kapolsek cimanggis kompol firman andreanto kepada detikcom di mapolsek, jalan raya jakarta-bogor, sabtu (2/2/2012).dalam keterangannya ketika pemeriksaan, keduanya mengaku mendapatkan sabu dari sisa penjualan yang dilakukan sejak jumat di wilayah depok. (fjr/ndr)
sumber: www.detik.com

Bagi Warga Kampung Apung, Banjir Tahun ini Lebih Parah Dibanding 2007

Written By laso on Friday, 18 January 2013 | 10:49




Bagi Warga Kampung Apung, Banjir Tahun ini Lebih Parah Dibanding 2007
Bagi Warga Kampung Apung, Banjir Tahun ini Lebih Parah Dibanding 2007





Detik warga kampung apung sudah hampir 3 hari terendam banjir setinggi 1 meter. banjir yang warnanya hitam itu telah melumpuhkan semua kegiatan. bagi warga, banjir kali ini merupakan yang terparah dibanding tahun 2007 lalu."ini lebih tinggi dari dari tahun 2007," kata warga kampung apung rt 10, evi rojana, kepada wartawan di rumahnya, jumat (18/1/2013).menurut evi, alasan dirinya mengatakan ini banjir terparah karena rumah yang sudah ditempati dirinya lebih dari 20 tahun itu sudah ditinggikan sebanyak dua kali. namun banjir masih menggenangi rumahnya setinggi pinggang orang dewasa."rumah padahal sudah saya keruk sebanyak dua kali semenjak dari tahun 2007. tapi banjir masih tinggi saja," ujar evi.evi mengatakan, dirinya tidak tahu harus melakukan apa lagi agar rumahnya tidak kemasukan air lagi. "kalau saya keruk lagi nanti mentok tiang listrik. jadi pasrah saja," imbuhnya.hal yang sama juga dikatakan oleh salah seorang warga lainnya, ji'ing. menurutnya, banjir tahun ini benar-benar banjir yang lebih parah dari tahun 2007 lalu. "iya, ini lebih tinggi dari 2007. namun, kita tidak bisa menilai juga soalnya tanah ini sudah ditinggikan jadinya warga menilai ini banjir terparah," imbuhnya. (spt/rmd)
sumber: www.detik.com

Bayi Setahun Terjebak Banjir 4 Meter di Kampung Pulo

Written By laso on Wednesday, 16 January 2013 | 01:46




Bayi Setahun Terjebak Banjir 4 Meter di Kampung Pulo
Bayi Setahun Terjebak Banjir 4 Meter di Kampung Pulo





seorang bayi berusia satu tahun terjebak di lokasi banjir setinggi empat meter yang masih menggenangi ratusan rumah di kampung pulo, jatinegara, jakarta timur, rabu (16/1/2013).ia terjebak bersama kedua orantuanya yang enggan mengungsi ketika banjir masih belum separah itu. mereka bertahan di lantai dua rumah.bayi yang biasa dipanggil ayu atau rara tersebut hingga rabu siang masih terjebak di rumahnya di rt 01 rw 02, kampung melayu, jatinegara, jakarta timur.selama 24 jam lebih bocah malang tersebut bertahan di lantai dua rumah bersama kedua orangtuanya, muktarom (40) dan desi (25).hajah enok (45), bibi ayu, tampak berlinang air mata di tepi sungai ciliwung saat menceritakan nasib kerabatnya itu. ia hanya bisa berharap petugas evakuasi yang menjemput saudaranya yang terjebak banjir.perasaan kecewa dirasakannya setelah tim evakuasi perahu karet gagal menembus ke dalam rumahnya menjemput keponakan serta orangtua ayu tersebut."tadi saudara saya sudah bilang sama petugas mau jemput keponakan saya sama ibu-bapaknya. tapi di tengah jalan, perahunya balik lagi karena enggak kuat arusnya deras," ujarnya.hal yang paling menjadi kekhawatiran enok adalah kondisi kesehatan keponakan serta adiknya. pasalnya, berdasarkan pengetahuannya sejak ia mengevakuasi dirinya, persediaan makanan di rumah adiknya tergolong minim. ia pun khawatir terjadi sesuatu yang tak dikehendaki menimpa saudara satu-satunya di jakarta tersebut.menurut enok, keluarganya itu tidak melakukan evakuasi sejak dini karena terlalu meremehkan keadaan. sang adik, orangtua ayu tak mengira banjir akan sedahsyat seperti tahun 2007 silam, saat banjir besar melanda. oleh sebab itulah bertahan menjadi pilihan muktarom dan desi."kemarin sudah dibilangin buat mengungsi saja, tapi dia bilang masih mau di rumah, airnya belum terlalu besar. sekarang sudah besar, baru minta dijemput," lanjut enok.satu jam sudah, enok berdiri di depan perahu karet yang digunakan untuk evakuasi. enok hanya bisa berharap pada petugas evakuasi yang berasal dari satpol pp dan petugas pemadam kebakaran, kembali mempertimbangkan untuk melakukan evakuasi terhadap saudaranya.ditemui terpisah, camat jatinegara syofian, membenarkan bahwa ada warganya yang masih bertahan di rumah masing-masing. ia mengaku kewalahan mengimbau warga bersedia dievakuasi. menurutnya, warga cenderung tak memikirkan keselamatan diri serta anak-anaknya sendiri."sudah diimbau sejak awal sebenarnya. tapi kalau kondisinya sudah seperti saat ini ya tetap kita evakuasi pakai perahu karet," ujarnya.









editor :
sumber: www.kompas.com

Masih Terendam Air, Kondisi Kampung Pulo Jorok dan Rawan Penyakit

Written By laso on Tuesday, 15 January 2013 | 16:48




Masih Terendam Air, Kondisi Kampung Pulo Jorok dan Rawan Penyakit
Masih Terendam Air, Kondisi Kampung Pulo Jorok dan Rawan Penyakit





Detik puluhan rumah warga di kampung pulo, jatinegara, jakarta timur, masih 'hilang' terendam banjir. kini kondisi lingkungan kampung polo menjadi jorok dan rawan penyakit.pantauan detikcom di rt 03/02 saja, tinggi air sudah mencapai dua meter. padahal ini masih di wilayah atas, belum ke pedalaman wilayah tersebut."kalau makin ke terus (ke dalam), makin dalam airnya," ujar salah seorang warga, wira, saat ditemui di lokasi, rabu (16/1/2013).air di kawasan ini berwarna coklat. terkadang bau cukup menyengat muncul dari air tersebut.yang disayangkan, perilaku warga sekitar semakin memperburuk kondisi kesehatan lingkungan. mereka tetap saja buang sampah sembarangan, sehingga seperti plastik dapat dengan mudah ditemui. yang paling menyedihkan, beberapa warga bahkan tega buang air kecil ke arah banjir. (mok/ndr)
sumber: www.detik.com

Kabar Reshuffle dari Kampung Nelayan yang Melegakan

Written By laso on Friday, 4 January 2013 | 00:33




Kabar Reshuffle dari Kampung Nelayan yang Melegakan
Kabar Reshuffle dari Kampung Nelayan yang Melegakan





Detik presiden susilo bambang yudhoyono (sby) telah mengumumkan tak ada reshuffle kabinet di awal tahun 2013. pengumuman tersebut tak disampaikan sby di istana negara, jakarta, namun di sebuah kampung nelayan sederhana di tangerang, banten.sby pagi hingga siang, jumat (4/1/2013) 'blusukan' ke sebuah permukiman nelayan kampung tanjung pasir, yang terletak di pesisir kabupaten tangerang. awalnya, kunjungan kerja sby ini sempat dirahasiakan dan mendadak sehingga membuat bupati tangerang terlambat tiba di lokasi.di tahun 2013 ini, presiden sby menjanjikan bakal sering melakukan kunjungan kerja dadakan ke sejumlah daerah. kegiatan ini pernah dilakukan sebelumnya, jadi bukan meniru aksi 'blusukan' gubernur dki jakarta joko widodo.pada kunjungan kali ini, sby menyempatkan mengunjungi tempat pelelangan ikan sederhana. sby mendengarkan curhatan masyarakat dari soal bbm sampai limbah. pak presiden juga sempat memberikan bantuan dana rp 100 juta untuk para nelayan.tak hanya itu saja, sby juga dengan pede naik ke atas kursi yang biasa digunakan untuk memimpin lelang ikan agar bisa bertatap muka langsung dengan rakyatnya yang menyemut. tentu saja sby tak memimpin lelang ikan, melainkan mengabarkan akan dibangun pemecah ombak di daerah tersebut. sby juga mengungkap akan adanya bantuan truk sampah dari kementerian pu. rakyat pun bersorak mendengar kabar gembira itu.namun ada kabar yang lebih melegakan, meskipun bukan rakyat di kawasan pantai tersebut yang merasakan keriangan itu. dari kampung nelayan bergang sempit itu, sby mengabarkan tak ada reshuffle kabinet di awal tahun 2013 ini. kabar ini jelas menenangkan para menteri yang sedang menanti kepastian reshuffle kabinet."saya kira yang ditunggu-tunggu sudah disampaikan. yang ditunggu kepastian ada reshuffle atau tidak karena para menteri kerjaannya tidak fokus karena memikirkan isu reshuffle," kata ketua fpks dpr, hidayat nurwahid, kepada detikcom, jumat (4/1/2013). pks sampai saat ini memiliki 3 menteri di kib ii. tak hanya itu saja, sby juga mengabarkan bahwa menpora pengganti andi mallarangeng akan diambil dari partai demokrat. hidayat menilai hal ini sangat wajar, karena kursi menpora memang kapling pd."itu sangat benar sekali, karena itu memang jatahnya pd. selesailah spekulasi dan selesailah yang berharap hak pd diberikan kepada partai lain," katanya.kabar ini juga langsung melegakan para elite pd. "alhamdulillah, karena itu memang jatahnya pd," kata waketum pd max sopacua.kabar dari pak presiden ini memang dari tempat tak biasa, tapi hasilnya luar biasa: melegakan para menteri dan para calon menteri. akankah ada kabar mengejutkan lagi dari blusukan pak sby selanjutnya? (van/nrl)
sumber: www.detik.com

Banjir Disertai Batu & Longsor Terjang Satu Kampung di Lombok Utara

Written By laso on Wednesday, 2 January 2013 | 00:25




Banjir Disertai Batu & Longsor Terjang Satu Kampung di Lombok Utara
Banjir Disertai Batu & Longsor Terjang Satu Kampung di Lombok Utara





Detik banjir yang membawa material bebatuan dari pegunungan menerjang dusun kerujuk, di desa menggala, kecamatan pemenang, kabupaten lombok utara. pada saat yang sama, tanah longsor menghantam satu rumah di dusun itu. tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini."saat ini seluruh warga di dusun itu masih siaga penuh karena potensi banjir dan longsor susulan," kata iwan maret asmara, kepala badan penanggulangan bencana kabupaten lombok utara, dihubungi dari mataram, rabu (2/1/2013).banjir dan tanah longsor menerjang kampung itu setelah hujan lebat mengguyur lombok utara sejak magrib kemarin. iwan mengatakan, air bah membawa material bebatuan dari pegunungan menggala. perkampungan terendam setinggi lutut orang dewasa. beruntung, tak ada bangunan roboh.pada saat kejadian, warga dusun kerujuk yang dihuni 100 kk, belum terlelap. mereka masih bisa menyelamatkan diri sehingga tak ada korban jiwa. tapi satu rumah tetap tak terhindar dari tanah longsoran tebing pegunungan.dusun kerujuk berada persis di kaki pegunungan menggala, bagian barat gugusan pegunungan rinjani. dusun itu berada di dataran subur di lembah pegunungan. sebagian besar rumah dibangun berdekatan dengan tebing-tebing pegunungan, sementara dataran menjadi lahan pertanian.warga kata iwan kini mengkhawatirkan banjir dan longsor susulan. apalagi lombok utara kembali diguyur hujan, rabu (2/1/2013) siang."seluruh tim tanggap darurat kini sudah berada di dusun itu, mengantisipasi longsor dan banjir susulan. seluruhnya dalam posisi siaga bencana," kata iwan.pihaknya telah menetapkan lokasi evakuasi, jika banjir dan longsor datang menerjang. logistik juga telah disiapkan untuk kebutuhan penanganan tanggap darurat.hujan lebat juga menyebabkan jalan akses terdekat menuju kabupaten lombok utara dari mataram, juga tertutup longsor di tiga titik. jalur yang membelah pegunungan itu hingga rabu siang masih lumpuh. akibatnya, kabupaten itu dari mataram kini hanya bisa dijangkau melalui pesisir barat pulau lombok di kawasan wisata senggigi. namun karena memutar, memerlukan waktu sedikitnya 2,5 jam untuk sampai di sana.iwan mengatakan, sejak rabu pagi, alat berat milik dinas pekerjaan umum ntb telah mulai membuka material longsoran yang menutup jalan. material berasal dari tebing-tebing di kiri dan kanan jalan di kawasan yang disebut pusuk."sejak tadi malam jalan itu sudah dinyatakan tertutup. akses klu dari mataram dan sebaliknya hanya tinggal melalui jalur senggigi," kata iwan. (try/try)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger