Berita Terbaru
Showing posts with label Dokter. Show all posts
Showing posts with label Dokter. Show all posts

Miliki Sabu, Dokter Divonis 1 Tahun Penjara di Lampung

Written By laso on Thursday, 4 April 2013 | 06:28




Miliki Sabu, Dokter Divonis 1 Tahun Penjara di Lampung
Miliki Sabu, Dokter Divonis 1 Tahun Penjara di Lampung





miliki sabu, seorang dokter, dean zandesko (43), divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim pengadilan negeri (pn) tanjungkarang, rabu (3/4/2013). vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa yang meminta terdakwa dihukum lima tahun penjara.sidang vonis terhadap terdakwa yang merupakan dokter di rumah sakit daerah kalianda, kabupaten lampung selatan, ini dipimpin oleh ketua maejelis hakim fx supriyadi.“terdakwa secara sah dan menyakinkan telah melakukan pelangaran pasal 127 uu no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. terdakwa memiliki narkotika jenis sabu-sabu,” kata supriyadi.dean memiliki sabu senilai rp300 ribu. terdakwa ditangkap saat mengendarai mobil di jalan perintis kemerdekaan, tanjungkarang timur, kota bandar lampung, (26/11/ 2012). warga tanjungkarang timur, bandar lampung, menyimpan sabu dalam mobil yang dikendarainya.terdakwa menyimpan sabu dalam tas yang diletakkan pada jok mobil toyota innova hitam be 742 yang dikendarai. dean ditangkap oleh polisi yang melakukan razia rutin di jalan. ketika itu garak-gerik terdakwa memang sudah mencurigakan. polisi pun langsung menggeledah dean dan menemukan sabu. dean mengaku membali sabu untuk dikonsumsi sendiri, bukan untuk dijual kembali. (mpr/mpr)
sumber: www[dot]detik[dot]com

Ahok Angkat Dokter dan Perawat Puskesmas Jadi Pegawai Tetap

Written By laso on Tuesday, 8 January 2013 | 02:18




Ahok Angkat Dokter dan Perawat Puskesmas Jadi Pegawai Tetap
Ahok Angkat Dokter dan Perawat Puskesmas Jadi Pegawai Tetap





Detik revitalisasi puskesmas se-dki jakarta mendapat tanggapan positif dari wakil gubernur dki ahok. melalui pertemuan dengan perwakilan staf dan tenaga honorer puskesmas se dki jakarta, ahok menjanjikan mereka untuk dapat menjadi pegawai tetap blud (badan layanan umum daerah)."dokter dan staf puskesmas itu (gajinya-red) terlalu kecil. jadi kita harus angkat menjadi pegawai tetap blud (badan layanan umum daerah), terus mereka harus dilatih. jangan sampai mereka merasa tidak ada perhatian dan kinerja mereka berkurang," ujar ahok usai menerima tenaga honorer dan tenaga kontrak puskesmas se-dki jakarta di gedung balai kota, jl medan merdeka selatan, jakarta pusat, selasa (08/01/2013).menurut ahok, gaji dokter dan perawat puskesmas yang berkisar rp 1 juta per bulan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka. sehingga pemprov dki harus memberikan perhatian yang layak dengan menjadikan tenaga medis di puskesmas ini pegawai tetap."sejutaan lah. dulu, puskesmas kan bukan blud, tapi sekarang sudah ada surat edaran kalau puskesmas jadi badan layanan umum daerah (blud) seperti swasta. nah kalau sudah seperti itu mereka harus diperlakukan seperti rumah sakit swasta," jelas ahok.menurut ahok, penetapan kebijakan ini akan dimulai tahun ini karena dprd sudah membahas di dalam rapat komisi. diharapkan pertengahan tahun revitalisasi pegawai puskesmas dapat dirampungkan."ini dimulai tahun ini, dprd sudah bahas, saya yakin setuju nanti. pertengahan tahun kalau sudah ketok palu, bisa langsung jalan," ujarnya. (gah/gah)
sumber: www.detik.com

Ini Kata Dokter RS Polri soal Kondisi Rasyid

Written By laso on Monday, 7 January 2013 | 23:15




Ini Kata Dokter RS Polri soal Kondisi Rasyid
Ini Kata Dokter RS Polri soal Kondisi Rasyid





setelah sempat dirawat di rumah sakit pusat pertamina, rasyid amrullah rajasa (22) kini dirawat di rs said sukanto, atau yang lebih dikenal rs polri. lalu, apa penyakit putra bungsu menko perekonomian hatta rajasa ini?sama seperti keterangan dokter di rs pusat pertamina, para dokter di rs polri juga tidak memberikan gambaran detil tentang penyakit yang diderita rasyid. dokter hanya menyampaikan secara umum kondisi rasyid yang dibawa ke rs polri pada senin (7/1/2013) malam.dr yayok widarto, ms, spdk, kepala sub pelayanan medik rs polri mengatakan, saat datang pada senin malam, rasyid langsung diperiksa di unit gawat darurat. dia mengalami mual dan pusing. "pasien dalam keadaan lemah, pusing, mual, dan muntah. saat ini pasien ditangani tim dokter spesialis penyakit dalam, sub bagian gastro, dokter psikiater, dan dokter ahli syaraf," kata yayok kepada wartawan saat jumpa pers di ruang humas rs polri, selasa (8/1/2013).yayok memaparkan, kondisi fisik rasyid saat ini sudah membaik, tetapi kondisi psikisnya belum stabil sehingga dibutuhkan perawatan lebih lanjut, yakni mengobservasi keadaannya dengan melakukan pemeriksaan laboratorium. saat ditanya wartawan secara terperinci soal bagaimana keadaan psikis, fisik rasyid, dokter yayok enggan menjelaskannya."sudah cukup tidak ada pertanyaan, itu sudah dipaparkan tadi," katanya seraya meninggalkan ruangan. rasyid tiba di rs polri dalam kondisi pingsan setelah menjalani pemeriksaan selama empat jam di kantor ditlantas polda metro jaya, pancoran, jakarta. sebelumnya, dia diantarkan langsung oleh orangtuanya, hatta rajasa dan okke rajasa, yang menjemputnya di rs pusat pertamina.dokter di rs pusat pertamina sebelumnya sudah memprediksi bahwa rasyid tidak akan kuat menjalani pemeriksaan. namun karena ayahnya yang meminta rasyid menjalani pemeriksaan, tim dokter yang merawat rasyid di rspp pun mengizinkan. 









editor :
sumber: www.kompas.com

Polisi Tak Akan Gunakan Dokter Independen untuk Periksa Rasyid

Written By laso on Thursday, 3 January 2013 | 01:55




Polisi Tak Akan Gunakan Dokter Independen untuk Periksa Rasyid
Polisi Tak Akan Gunakan Dokter Independen untuk Periksa Rasyid





Detik polisi tidak akan menggunakan dokter independen untuk memeriksa kondisi kesehatan rasyid amrullah. polisi percaya akan hasil tes yang dilakukan dokter rspp."kita percayakan sama dokter saja. dokter itu kan profesional," jelas kabid humas polda metro jaya kombes pol rikwanto di kantornya, jl sudirman, jakarta, kamis (3/1/2013).rikwanto melanjutkan, dokter kepolisian sebenarnya juga ikut diperbantukan tetapi hanya sebatas melakukan peninjauan saja."dokter kita kontrol saja, tidak ikut merawat," jelasnya.rikwanto menegaskan, pihak kepolisian percaya sepenuhnya kepada keluarga rasyid. apalagi, keluarga sudah menegaskan bahwa rasyid akan ikut pada proses hukum."keluarga mempercayakan ke polisi," jelasnya.rasyid saat ini menjadi tersangka kasus kecelakaan lalu lintas. putra bungsu hatta rajasa itu dikenai uu lalu lintas yang ancamannya di atas 5 tahun penjara. polisi menyimpulkan rasyid mengantuk atas kejadian itu. harun (57) dan raihan (14 bulan) penumpang omprengan luxio meninggal dunia akibat kecelakaan itu. 14 orang saksi termasuk rasyid dan sopir luxio sudah diperiksa.hatta rajasa, ayah dari rasyid amrullah, menggelar jumpa pers selasa malam terkait insiden yang melibatkan putranya. hatta turut berduka menyampaikan belasungkawa, meminta maaf kepada korban, mengganti biaya perawatan dan pemakaman korban, serta membiayai pendidikan anak korban. hatta juga melayat ke rumah duka korban tewas harun. hatta menyerahkan kasus hukum rasyid sepenuhnya kepada polisi. rasyid saat ini dirawat di rspp. kondisi fisiknya stabil, namun dia mengalami ketakutan, kecemasan dan kebingungan yang berdampak pada fisiknya. (mei/ndr)
sumber: www.detik.com
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Lensa Berita - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger